Wanita Wanita Pilihan Yang Menyusui Rosulullah SAW

Wanita Pilihan Wanita yang pertama kali menyusui baginda Nabi Muhammad SAW sudah tentu adalah Ibundanya yaitu Sayyidah Aminah selama 7 hari. Kemudian Suwaibah Al Aslamiyah, budak pamannya Abu Lahab yang dimerdekakan karena menyambut kelahiran Rosulullah SAW. Baru kemudian Sayyidah Chalimah As Sa’diyah yang menyusui beliau.  Dalam Kitab Diba’ menyebutkan : Siapa yang menyusui anak yatim yang sangat berharga yang tiada harga untuk membelinya?. Maka burung burung berkata kitalah yang mengasuh dan merawatnya agar mendapatkan keberkahan, dari tujuannya anak yatim ini yang agung.  Kemudian hewan hewan liar berkata, kitalah yang berhak merawatnya agar mendapat kemuliaan dan keagungannya. Wahai semua golongan ummat diamlah kalian semua, sesungguhnya Allah telah menitahkan hukumnya dalam qodim hikmahnya.  Bahwasanya sesungguhnya Nabi Muhammad SAW itu yang menyusuinya adalah Chalimah As Sa’diyah.  Keadaan Masyarakat waktu itu Ketika Sayyidah Chalimah menerima Rosulullah pada masa kecilnya, Beliau menggendong dan memeluknya. Bayi Rosulullah kelihatan senang dan tersenyum, terpancar dari wajahnya sebuah cahaya yang sampai ke langit. Kemudian beliau membawanya naik kendaraan untuk menuju kampung halamannya dengan berkumpul keluarganya.  Keadaan masyarakat sekitar Sayyidah Chalimah waktu itu sedang mengalami paceklik, dengan sulitnya bahan makanan dan minuman. Beberapa hari keluarganya dan masyarakat sekitar mengalami kelaparan, banyak anak kecil yang menangis. Bahkan perut sampai menempel ke punggung,  Gambaran keberkahan ketika Rosulullah datang Barulah ketika kedatangan bayi Rosul SAW yang membawa keberkahan untuk semua, ketika Rosulullah sampai pada rumah Sayyidah Chalimah, tampak keberkahan pada keluarganya. Sampai sampai kambing kambingnya yang awalnya kurus menjadi gemuk dan segar. Rerumputan yang dulunya tidak ada, mulai tumbuh pada sekitar rumahnya sehingga menjadi makanan kambingnya  Kemudian keadaan masyarakat menjadi berubah membaik, dengan cukupnya makanan terutama pada keluarga Sayyidah Chalimah.  Pertumbuhan Fisik Masa Kecil Rosulullah Pertumbuhan fisik Rosulullah dari hari ke hari sangatlah cepat berbanding dengan anak yang lain. Umur 2 bulan Rosulullah sudah bisa merangkak, umur ke 3 bulan sudah bisa berdiri dengan kedua kakinya. Umur 4 bulan sudah berlatih berjalan dan sudah mampu berjalan sendiri pada usia 5 bulan.  Pada umur 6 bulan mampu berjalan dengan cepat dan sudah mampu berlari pada umur ke 7 bulan. Delapan bulan beliau sudah bisa berlatih berbicara dan barulah usia ke sembilan bulan, beliau mampu bermunajat dengan lesan yang fasih.  Pada sebagian riwayat menjelaskan, dari Sayyidah Chalimah pertama kalinya kalam yang terucap oleh Rosulullah pada sebagian malam adalah :  لااله الاالله قدوسا قدوسا نامت العيون والرحمن لا تاخذه سنة ولا نوم  Artinya : Tidak ada Tuhan Selain Allah, Maha Suci Dzat, Maha Suci Dzat. Saat semua mata tertidur, Dzat yang Maha Pengasih tiada pernah tersentuh rasa kantuk dan tidur.  Rosulullah kecil tidak pernah berjalan, kecuali dengan membaca Bismillah. Tatkala umur 10 bulan, Sayyidah Chalimah mengatakan suatu saat kambing yang terbesar miliknya itu bersujud kepada Baginda Nabi Muhammad. Dan juga mencium kepala Beliau. (Atz)
Wanita Wanita Pilihan Yang Menyusui Rosulullah SAW

Wanita Pilihan Wanita yang pertama kali menyusui baginda Nabi Muhammad SAW sudah tentu adalah Ibundanya yaitu Sayyidah Aminah selama 7 hari. Kemudian Suwaibah Al Aslamiyah, budak pamannya Abu Lahab yang dimerdekakan karena menyambut kelahiran Rosulullah SAW. Baru kemudian Sayyidah Chalimah As Sa’diyah yang menyusui beliau.


Dalam Kitab Diba’ menyebutkan :

Siapa yang menyusui anak yatim yang sangat berharga yang tiada harga untuk membelinya?. Maka burung burung berkata kitalah yang mengasuh dan merawatnya agar mendapatkan keberkahan, dari tujuannya anak yatim ini yang agung.


Kemudian hewan hewan liar berkata, kitalah yang berhak merawatnya agar mendapat kemuliaan dan keagungannya. Wahai semua golongan ummat diamlah kalian semua, sesungguhnya Allah telah menitahkan hukumnya dalam qodim hikmahnya.


Bahwasanya sesungguhnya Nabi Muhammad SAW itu yang menyusuinya adalah Chalimah As Sa’diyah.


Keadaan Masyarakat waktu itu

Ketika Sayyidah Chalimah menerima Rosulullah pada masa kecilnya, Beliau menggendong dan memeluknya. Bayi Rosulullah kelihatan senang dan tersenyum, terpancar dari wajahnya sebuah cahaya yang sampai ke langit. Kemudian beliau membawanya naik kendaraan untuk menuju kampung halamannya dengan berkumpul keluarganya.


Keadaan masyarakat sekitar Sayyidah Chalimah waktu itu sedang mengalami paceklik, dengan sulitnya bahan makanan dan minuman. Beberapa hari keluarganya dan masyarakat sekitar mengalami kelaparan, banyak anak kecil yang menangis. Bahkan perut sampai menempel ke punggung,


Gambaran keberkahan ketika Rosulullah datang

Barulah ketika kedatangan bayi Rosul SAW yang membawa keberkahan untuk semua, ketika Rosulullah sampai pada rumah Sayyidah Chalimah, tampak keberkahan pada keluarganya. Sampai sampai kambing kambingnya yang awalnya kurus menjadi gemuk dan segar. Rerumputan yang dulunya tidak ada, mulai tumbuh pada sekitar rumahnya sehingga menjadi makanan kambingnya


Kemudian keadaan masyarakat menjadi berubah membaik, dengan cukupnya makanan terutama pada keluarga Sayyidah Chalimah.


Pertumbuhan Fisik Masa Kecil Rosulullah

Pertumbuhan fisik Rosulullah dari hari ke hari sangatlah cepat berbanding dengan anak yang lain. Umur 2 bulan Rosulullah sudah bisa merangkak, umur ke 3 bulan sudah bisa berdiri dengan kedua kakinya. Umur 4 bulan sudah berlatih berjalan dan sudah mampu berjalan sendiri pada usia 5 bulan.


Pada umur 6 bulan mampu berjalan dengan cepat dan sudah mampu berlari pada umur ke 7 bulan. Delapan bulan beliau sudah bisa berlatih berbicara dan barulah usia ke sembilan bulan, beliau mampu bermunajat dengan lesan yang fasih.


Pada sebagian riwayat menjelaskan, dari Sayyidah Chalimah pertama kalinya kalam yang terucap oleh Rosulullah pada sebagian malam adalah :


لااله الاالله قدوسا قدوسا نامت العيون والرحمن لا تاخذه سنة ولا نوم


Artinya : Tidak ada Tuhan Selain Allah, Maha Suci Dzat, Maha Suci Dzat. Saat semua mata tertidur, Dzat yang Maha Pengasih tiada pernah tersentuh rasa kantuk dan tidur.


Rosulullah kecil tidak pernah berjalan, kecuali dengan membaca Bismillah. Tatkala umur 10 bulan, Sayyidah Chalimah mengatakan suatu saat kambing yang terbesar miliknya itu bersujud kepada Baginda Nabi Muhammad. Dan juga mencium kepala Beliau. (Atz)

Malang
Ponorogo

 







Atas