Prajurit dan PNS Korem 082/CPYJ menerima Sosialisasi Pemutusan Mata Rantai Penularan Covid-19

Mojokerto - Kepala Staf Korem 082/CPYJ Letnan Kolonel Arm Beni Sutrisno S.Sos mewakili Danrem 082/CPYJ membuka kegiatan sosialisasi memutus mata rantai penularan Covid-19 dengan Nara Sumber Ibu Yuna dari Dinas Kesehatan Kota Mojokerto di Pendopo Paramitra Cikaran, Selasa (13/10/2020 ).  Kegiatan Sosialisasi pemutusan mata rantai penularanCovid-19 dihadiri oleh Dandim 0815/ Mojokerto, para Dan/ Ka Balak, Para Kasi, para perwira, para Bintara, Tamtama dan PNS Korem 082/CPYJ. Dalam sambutan yang dibacakan oleh Kasrem 082/CPYJ, Danrem menyampaikan, "pandemi covid-19 merupakan wabah yang memberikan dampak serius bagi kehidupan manusia. Semua sektor kehidupan manusia terpengaruh, terutama sektor perekonomian. Perlunya adaptasi kebiasaan baru merupakan upaya pemerintah untuk melindungi masyarakat dar Covid-19 tetapi kegiatan masyarakan juga tetap dapat berjalan, untuk itu perilaku hidup bersih dan sehat sesuai protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah hendaknya dipatuhi dan dilaksanakan oleh kita semua."  Diakhir sambutannya, Danrem mengajak kepada seluruh prajurit dan PNS untuk mematuhi protokol kesehatan dengan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, memakai masker dan menjaga jarak mimimal 1 meter. (Jayak)
Prajurit dan PNS Korem 082/CPYJ menerima Sosialisasi Pemutusan Mata Rantai Penularan Covid-19

Mojokerto - Kepala Staf Korem 082/CPYJ Letnan Kolonel Arm Beni Sutrisno S.Sos mewakili Danrem 082/CPYJ membuka kegiatan sosialisasi memutus mata rantai penularan Covid-19 dengan Nara Sumber Ibu Yuna dari Dinas Kesehatan Kota Mojokerto di Pendopo Paramitra Cikaran, Selasa (13/10/2020 ).


Kegiatan Sosialisasi pemutusan mata rantai penularanCovid-19 dihadiri oleh Dandim 0815/ Mojokerto, para Dan/ Ka Balak, Para Kasi, para perwira, para Bintara, Tamtama dan PNS Korem 082/CPYJ. Dalam sambutan yang dibacakan oleh Kasrem 082/CPYJ, Danrem menyampaikan, "pandemi covid-19 merupakan wabah yang memberikan dampak serius bagi kehidupan manusia. Semua sektor kehidupan manusia terpengaruh, terutama sektor perekonomian. Perlunya adaptasi kebiasaan baru merupakan upaya pemerintah untuk melindungi masyarakat dar Covid-19 tetapi kegiatan masyarakan juga tetap dapat berjalan, untuk itu perilaku hidup bersih dan sehat sesuai protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah hendaknya dipatuhi dan dilaksanakan oleh kita semua."


Diakhir sambutannya, Danrem mengajak kepada seluruh prajurit dan PNS untuk mematuhi protokol kesehatan dengan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, memakai masker dan menjaga jarak mimimal 1 meter. (Jayak)

Malang
Ponorogo

 







Atas