Perampok Sadis Spesialis Janda ini Diamankan Polisi

Mojokerto - Polres Mojokerto menggelar Konferensi Pers perampokan di dua rumah yang hanya ditinggali oleh seorang janda. Tersangka perampokan ini adalah seorang satpam yang bekerja di Pabrik Ngoro, Selasa (13/10/2020) di Mapolres Mojokerto.  Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander dalam konferensi persnya mengatakan bahwa tersangka ini telah menggambar target lokasi 2 minggu sebelum perampokan untuk memastikan kondisi aman.  "Motifnya adalah tersangka ini tak segan segan bertindak kasar pada korban untuk bisa menguasai harta benda korban. Menurut pengakuan tersangka, ia berani merampok karena mempunyai hutang 50 juta di bank untuk membangun rumah. Saat ini kedua korban mengalami trauma dan masih tidak menyangka masih hidup karena telah dipukuli benda tumpul oleh tersangka hingga pingsan," ujarnya. (Jayak)
Perampok Sadis Spesialis Janda ini Diamankan Polisi
Mojokerto - Polres Mojokerto menggelar Konferensi Pers perampokan di dua rumah yang hanya ditinggali oleh seorang janda, Selasa (13/10/2020) di Mapolres Mojokerto

Tersangka perampokan ini adalah Eko Prayitno (39) seorang satpam yang bekerja di PT Multex Ngoro. Sedangkan untuk korbannya adalah Hj.Juliati (56) yang beralamatkan di Dusun Glatik RT 02 RW 03 Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. 

Kemudian untuk korban yang kedua adalah Marwati (60) Desa Watesnegoro RT 01 RW 09, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander dalam konferensi persnya mengatakan bahwa tersangka ini telah menggambar target lokasi 2 minggu sebelum perampokan untuk memastikan kondisi aman.

Perampok Sadis Spesialis Janda ini Diamankan Polisi

"Motifnya adalah tersangka ini tak segan segan bertindak kasar pada korban untuk bisa menguasai harta benda korban. Menurut pengakuan tersangka, ia berani merampok karena mempunyai hutang 50 juta di bank untuk membangun rumah. Saat ini kedua korban mengalami trauma dan masih tidak menyangka masih hidup karena telah dipukuli benda tumpul oleh tersangka hingga pingsan," ujarnya. (Jayak)
Malang
Ponorogo

 







Atas