Bapemperda DPRD Kota Mojokerto Rumuskan 8 Raperda Tahun 2021, Apa Saja ?

Mojokerto - Pelaksanaan Program Terpadu Sertifikasi Lahan (PTSL) Desa Bening Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto boleh dibilang lancar dan sukses.   Pasalnya pada 24 September 2020 di Balai Desa Bening telah dilakukan pembagian dan penyerahan sertifikat kepada semua pemohon (warga). Hanya saja dibalik lancarnya program ini ada berita miring yang kurang sedap.   Sebut saja salah seorang warga berinisial FH (laki-laki/42 th) mengaku sampai hari ini dirinya belum atau tidak menerima sertifikat yang dijanjikan. Lantaran sertifikatnya disita oleh Carik / Sekretaris Desa Bening. "Lha..pripun kulo suwun boten angsal. Terose kulo gadah utang koperasi dereng nyaur (Lha gimana saya minta tidak boleh. Katanya saya punya hutang koperasi belum lunas)," jelas FH kepada majalahglobal.com dengan nada nelangsa.   Karuan saja, curahan hati warga (FH) yang merasa dirampas haknya kini menjadi viral. Bahkan berita ini dikomentari Drs. Kartiwi, aktivis LSM Mojokerto, sebagai tindakan ironis yang  memalukan sekaligus memilukan.   Menurut Drs. Kartiwi, atau yang akrab disapa Kang Tiwi, bahwa cara yang dilakukan Carik Desa Bening bisa dikategorikan perampasan hak milik orang lain. Dan jikalau pihak warga tidak terima, maka tindakan Carik tersebut bisa dilaporkan polisi. Yakni telah melanggar pasal 368 KUHP. Dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya sembilan tahun, ujar Kang Tiwi sembari ikut prihatin.   Tak sekedar prihatin, bahkan Kartiwi lewat LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) yang diketuainya bakal mengirim surat somasi atas aduan warga tersebut.   Somasi atau Pernyataan Keberatan yang disorot, lanjut aktivis yang dijuluki jago orasi ini, bakal dikirim kepada Kapolres dan Bupati Mojokerto. Dengan tembusan surat disampaikan kepada Inspektorat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Bagian Pemerintahan, Camat Gondang, Kapolsek Gondang.   "Surat LSM dimaksud nantinya akan memakai titel kop Amanat Peduli Umat dan Hukum (AMPUH). Memuat isi tentang dugaan penyalahgunaan jabatan dan wewenang Carik Desa Bening yang sudah melampaui batas Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) sebagai Sekretaris Desa," Imbuh Kartiwi mantap.  (Jayak)
Bapemperda DPRD Kota Mojokerto Rumuskan 8 Raperda Tahun 2021, Apa Saja ?

Mojokerto - Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Mojokerto merumuskan sedikitnya delapan draf Peraturan Daerah (Perda) untuk tahun 2021 mendatang dan penambahan 1 raperda untuk perubahan propemperda tahun 2020. Kedelapan rumusan rancangan perda tersebut dibahas bersama bagian hukum dalam rapat usulan perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2020 dan usulan Propemperda tahun 2021, Jumat (2/10).


Dalam rapat tersebut juga telah disepakati rancangan Propemperda Kota Mojokerto tahun 2021 sebanyak delapan raperda. Kedelapan raperda tersebut terdiri tiga raperda inisiatif DPRD dan lima sisanya dari eksekutif. 


Ketiga raperda yang dibahas bersama Kabag Hukum Pemkot Mojokerto tersebut dari DPRD yakni raperda tentang Penataan dan Pemberdayaan PKL, Raperda tentang Penanggulangan dan Penanganan Bencana Alam dan non Alam serta 1 raperda menunggu kordinasi lebih lanjut antara bapemperda dengan pengusul.


Sedangkan raperda eksekutif yakni:

1. Perubahan Perda Nomor 10 tahun 2019 tentang RPJMD tahun 2018-2023;

2. Raperda rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Mojokerto tahun 2019 - 2039;

3. Raperda Penyertaan Modal BPRS dan BUMD Aneka Usaha;

4. Raperda Pedoman Penyerahan Prasarana Sarana Utilitas Perumahan dan Permukiman; dan

5. Raperda pencegahan perkawinan usia anak.


Untuk perubahan propemperda 2020 sendiri dengan penambahan raperda perubahan kedua atas perda nomor 8 tahun 2016 tentang pembentukan perangkat daerah. Dalam kesempatan itu, Ketua Bapemperda DPRD Kota Mojokerto, Denny Novianto mengungkapkan "Sebelum usulan perubahan propemperda tahun 2020 dan usulan propemperda tahun 2021 ditetapkan dalam paripurna, terlebih dahulu harus dikonsulatasikan ke Gubernur Jawa Timur melalui Biro Hukum Setda Propinsi," pungkasnya. (Jayak/Adv)

Malang
Ponorogo

 







Atas