Setelah IKBAR, Kini Giliran Kades Terusan yang Bantu Keluarga Hari Sulistyo

Mojokerto - majalahglobal.com : Pemerintahan Desa Terusan Kecamatan Gedeg Kabupaten Mojokerto melakukan kunjungan simpatik kepada korban yang mengalami musibah kebakaran rumah, Selasa (22/9/2020).   Agenda kegiatan kunjungan tersebut dilakukan untuk memberikan santunan, guna membantu meringankan beban moril maupun materil akibat dari peristiwa musibah kebakaran rumah yang terjadi (12/9/20) dini hari dan dirasakan pilu oleh keluarga korban.   Tiba di lokasi, Kades Terusan H. Eko Edi Sutarno SH atau yang akrab disapa dengan panggilan Abah Eko turun langsung ke lapangan, dibantu perangkat desa lainnya yakni Bapak Fatikh Imaduddin, S.Pd.I (Sekdes), Ibu Ein Devy Damayanti, S.Pd (Kasun Bagusan), Ibu Isfiyatun (Bendahara Desa).  Dalam kunjungannya menemui pihak keluarga korban, Abah Eko menyampaikan agar kedua korban untuk saat ini supaya memulihkan kondisi tubuh terlebih dahulu. Untuk perawatan medis nanti bisa kami bantu mengupayakan ke BPJS kesehatan secara mandiri dengan rekomendasi dari pihak Dinkes Mojokerto.  Selanjutnya Kepala Keluarga dari pihak Korban kebakaran, Hari Sulistyo (64) mengisahkan Kejadian kebakaran rumah tersebut terjadi ketika beliau tidak ada dirumah (beliau merantau keluar kota). Rumah hanya dihuni oleh sang istri yakni Siti R (59) beserta VC (25) anaknya seorang.  "Sebagai pejuang keluarga saya mencari rezeki di luar kota, demi bisa bertahan hidup di tengah pandemi seperti saat ini. Sulit nya mencari lapangan pekerjaan di daerah sendiri, membuat saya berupaya memaksakan diri bekerja keluar kota demi terpenuhi nya kebutuhan sehari-hari Keluarga. Supaya bisa makan saya bekerja sebagai sopir. Dulu sempat berhenti sebelum pandemi, karena sudah tua dan tak kuat lagi. Cuma Ketika pandemi saya harus bekerja kembali menjaga kereta odong-odong karena sulitnya memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebagai Kepala rumah tangga saya harus kuat demi kesejahteraan keluarga," ungkapnya.   Tidak hanya itu Abah Eko mengimbuhkan, Beliau juga membantu menghitungkan nilai pembiayaan perincian pembangunan atap rumah yang telah habis terbakar. Dihitung secara matematis dan grambayangan/angan-angan menghabiskan sejumlah uang Rp 25 juta untuk renovasi dalam bentuk galvalum.   Dialog berlangsung secara singkat karena pemerintah tingkat desa Terusan sebelumnya mengadakan kegiatan pembagian BLT sehingga untuk saat ini harus kembali ke balai desa untuk istirahat, Sholat dan Makan.  Selanjutnya Hari Sulistyo juga mengucapkan terimakasih nya kepada Pemerintahan Tingkat Desa yang mana telah sudi meluangkan waktu untuk memberikan santunan dan harapan di tengah merebak nya pandemi seperti sekarang ini.   "Bantuan tersebut sangat terasa bermanfaat bagi kami, Karena dengan bantuan desa tersebut dapat meringankan beban kami sebagai korban yang sudah kehilangan Surat-surat berharga, Pakaian sehari-hari, Perlengkapan Rumah Tangga, dan Perangkat elektronik," tutupnya.  Sebagai informasi, pada hari Jumat yang lalu (18/9/2020), pasangan calon bupati dan Wakil Bupati Mojokerto Ikfina-Barra (IKBAR) juga telah memberikan bantuan pada keluarga korban kebakaran rumah Hari Sulistyo. Bantuan tersebut berupa uang santunan, sembako dan buah. (Agung Chornelis)
Gus Barra saat memberikan bantuan

Mojokerto - majalahglobal.com : Pemerintah Desa Terusan Kecamatan Gedeg Kabupaten Mojokerto melakukan kunjungan simpatik kepada korban yang mengalami musibah kebakaran rumah, Selasa (22/9/2020). 

Mojokerto - majalahglobal.com : Pemerintahan Desa Terusan Kecamatan Gedeg Kabupaten Mojokerto melakukan kunjungan simpatik kepada korban yang mengalami musibah kebakaran rumah, Selasa (22/9/2020).   Agenda kegiatan kunjungan tersebut dilakukan untuk memberikan santunan, guna membantu meringankan beban moril maupun materil akibat dari peristiwa musibah kebakaran rumah yang terjadi (12/9/20) dini hari dan dirasakan pilu oleh keluarga korban.   Tiba di lokasi, Kades Terusan H. Eko Edi Sutarno SH atau yang akrab disapa dengan panggilan Abah Eko turun langsung ke lapangan, dibantu perangkat desa lainnya yakni Bapak Fatikh Imaduddin, S.Pd.I (Sekdes), Ibu Ein Devy Damayanti, S.Pd (Kasun Bagusan), Ibu Isfiyatun (Bendahara Desa).  Dalam kunjungannya menemui pihak keluarga korban, Abah Eko menyampaikan agar kedua korban untuk saat ini supaya memulihkan kondisi tubuh terlebih dahulu. Untuk perawatan medis nanti bisa kami bantu mengupayakan ke BPJS kesehatan secara mandiri dengan rekomendasi dari pihak Dinkes Mojokerto.  Selanjutnya Kepala Keluarga dari pihak Korban kebakaran, Hari Sulistyo (64) mengisahkan Kejadian kebakaran rumah tersebut terjadi ketika beliau tidak ada dirumah (beliau merantau keluar kota). Rumah hanya dihuni oleh sang istri yakni Siti R (59) beserta VC (25) anaknya seorang.  "Sebagai pejuang keluarga saya mencari rezeki di luar kota, demi bisa bertahan hidup di tengah pandemi seperti saat ini. Sulit nya mencari lapangan pekerjaan di daerah sendiri, membuat saya berupaya memaksakan diri bekerja keluar kota demi terpenuhi nya kebutuhan sehari-hari Keluarga. Supaya bisa makan saya bekerja sebagai sopir. Dulu sempat berhenti sebelum pandemi, karena sudah tua dan tak kuat lagi. Cuma Ketika pandemi saya harus bekerja kembali menjaga kereta odong-odong karena sulitnya memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebagai Kepala rumah tangga saya harus kuat demi kesejahteraan keluarga," ungkapnya.   Tidak hanya itu Abah Eko mengimbuhkan, Beliau juga membantu menghitungkan nilai pembiayaan perincian pembangunan atap rumah yang telah habis terbakar. Dihitung secara matematis dan grambayangan/angan-angan menghabiskan sejumlah uang Rp 25 juta untuk renovasi dalam bentuk galvalum.   Dialog berlangsung secara singkat karena pemerintah tingkat desa Terusan sebelumnya mengadakan kegiatan pembagian BLT sehingga untuk saat ini harus kembali ke balai desa untuk istirahat, Sholat dan Makan.  Selanjutnya Hari Sulistyo juga mengucapkan terimakasih nya kepada Pemerintahan Tingkat Desa yang mana telah sudi meluangkan waktu untuk memberikan santunan dan harapan di tengah merebak nya pandemi seperti sekarang ini.   "Bantuan tersebut sangat terasa bermanfaat bagi kami, Karena dengan bantuan desa tersebut dapat meringankan beban kami sebagai korban yang sudah kehilangan Surat-surat berharga, Pakaian sehari-hari, Perlengkapan Rumah Tangga, dan Perangkat elektronik," tutupnya.  Sebagai informasi, pada hari Jumat yang lalu (18/9/2020), pasangan calon bupati dan Wakil Bupati Mojokerto Ikfina-Barra (IKBAR) juga telah memberikan bantuan pada keluarga korban kebakaran rumah Hari Sulistyo. Bantuan tersebut berupa uang santunan, sembako dan buah. (Agung Chornelis)
Setelah IKBAR, Kini Giliran Kades Terusan yang Bantu Keluarga Hari Sulistyo

Agenda kegiatan kunjungan tersebut dilakukan untuk memberikan santunan, guna membantu meringankan beban moril maupun materil akibat dari peristiwa musibah kebakaran rumah yang terjadi (12/9/20) dini hari dan dirasakan pilu oleh keluarga korban. 


Tiba di lokasi, Kades Terusan H. Eko Edi Sutarno SH atau yang akrab disapa dengan panggilan Abah Eko turun langsung ke lapangan, dibantu perangkat desa lainnya yakni Bapak Fatikh Imaduddin, S.Pd.I (Sekdes), Ibu Ein Devy Damayanti, S.Pd (Kasun Bagusan), Ibu Isfiyatun (Bendahara Desa).


Dalam kunjungannya menemui pihak keluarga korban, Abah Eko menyampaikan agar kedua korban untuk saat ini supaya memulihkan kondisi tubuh terlebih dahulu. Untuk perawatan medis nanti bisa kami bantu mengupayakan ke BPJS kesehatan secara mandiri dengan rekomendasi dari pihak Dinkes Mojokerto.


Selanjutnya Kepala Keluarga dari pihak Korban kebakaran, Hari Sulistyo (64) mengisahkan Kejadian kebakaran rumah tersebut terjadi ketika beliau tidak ada dirumah (beliau merantau keluar kota). Rumah hanya dihuni oleh sang istri yakni Siti R (59) beserta VC (25) anaknya seorang.


"Sebagai pejuang keluarga saya mencari rezeki di luar kota, demi bisa bertahan hidup di tengah pandemi seperti saat ini. Sulit nya mencari lapangan pekerjaan di daerah sendiri, membuat saya berupaya memaksakan diri bekerja keluar kota demi terpenuhi nya kebutuhan sehari-hari Keluarga. Supaya bisa makan saya bekerja sebagai sopir. Dulu sempat berhenti sebelum pandemi, karena sudah tua dan tak kuat lagi. Cuma Ketika pandemi saya harus bekerja kembali menjaga kereta odong-odong karena sulitnya memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebagai Kepala rumah tangga saya harus kuat demi kesejahteraan keluarga," ungkapnya. 


Tidak hanya itu Abah Eko mengimbuhkan, Beliau juga membantu menghitungkan nilai pembiayaan perincian pembangunan atap rumah yang telah habis terbakar. Dihitung secara matematis dan grambayangan/angan-angan menghabiskan sejumlah uang Rp 25 juta untuk renovasi dalam bentuk galvalum. 


Dialog berlangsung secara singkat karena pemerintah tingkat desa Terusan sebelumnya mengadakan kegiatan pembagian BLT sehingga untuk saat ini harus kembali ke balai desa untuk istirahat, Sholat dan Makan.


Selanjutnya Hari Sulistyo juga mengucapkan terimakasih nya kepada Pemerintahan Tingkat Desa yang mana telah sudi meluangkan waktu untuk memberikan santunan dan harapan di tengah merebak nya pandemi seperti sekarang ini. 


"Bantuan tersebut sangat terasa bermanfaat bagi kami, Karena dengan bantuan desa tersebut dapat meringankan beban kami sebagai korban yang sudah kehilangan Surat-surat berharga, Pakaian sehari-hari, Perlengkapan Rumah Tangga, dan Perangkat elektronik," tutupnya.


Sebagai informasi, pada hari Jumat yang lalu (18/9/2020), pasangan calon bupati dan Wakil Bupati Mojokerto Ikfina-Barra (IKBAR) juga telah memberikan bantuan pada keluarga korban kebakaran rumah Hari Sulistyo. Bantuan tersebut berupa uang santunan, sembako dan buah. (Agung Chornelis)

Malang
Ponorogo

 







Atas