Wiji Terbantu dengan Layanan BPJS Kesehatan 1500 400

Mojokerto – majalahglobal.com : Di tengah pandemi corona virus disease (Covid-19) yang semakin meluas dan bertambahnya jumlah penduduk Indonesia yang terpapar virus ini. Membuat pemerintah pusat, daerah, dan sebagian besar pelayanan publik di Indonesia menerapkan pelayanan terbatas, tak terkecuali BPJS Kesehatan Kantor Cabang Mojokerto. Namun, pemberlakuan pembatasan layanan ini bukan berarti lantas mengurangi kualitas pelayanan terhadap peserta. Hal ini dirasakan Wiji, salah satu peserta JKN-KIS segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas 3. Ia memutuskan mendaftarkan dirinya dan keluarganya menjadi peserta JKN-KIS melalui care center 1500400, karena bulan sebelumnya, ibunda dari Wiji mengalami stroke ringan sehingga harus menjalani pengobatan dan kontrol dengan biaya pribadi  “Saya sangat terbantu sekali, meskipun di masa pandemi seperti sekarang ini, BPJS Kesehatan tetap melayani peserta dengan maksimal. Salah satunya yaa itu, bisa daftar lewat care center 1500400,” ungkap Wiji.  Wiji mengungkapkan melalui BPJS Kesehatan Care Center, pelayanan lebih praktis tanpa harus datang ke kantor  sehingga proses pendaftaran bisa dilakukan dari rumah .  “Habis daftar lewat telepon, dimintain nomer rekening, KTP, KK, dan diberi nomor virtual account buat transfer dananya sesuai dengan kelas berapa, dan nunggu 14 hari untuk membayar iuran pertama, lalu setelah transfer, kartu dikirim lewat pos. Saya kira setelah daftar akan tetap mengambil kartu di kantor BPJS Kesehatan, eh ternyata kartu dikirim ke rumah lewat pos,” tutur Wiji.  Wiji juga menyampaikan setelah menerima kartu, ia mengantar ibunya untuk berobat  Ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Puskesmas Balongbendo kemudian ke Rumah Sakit Anwar Medika, Krian dan seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh Jaminan Kesehatan Nasional- Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).  “Setelah dapat kartu, seminggu kemudian dipakai ibu saya untuk rawat jalan. dan semuanya gratis, dan pelayanannya baik, bersyukur sekali pelayanan Rumah Sakit dan dokternya baik, untuk obat juga sama yang diberikan. Tidak ada yang beda semuanya sama seperti dulu saat belum pakai JKN-KIS (ketika menjadi pasien umum),” tutupnya. (Jayak)
Wiji Terbantu dengan Layanan BPJS Kesehatan 1500 400
Mojokerto – majalahglobal.com : Di tengah pandemi corona virus disease (Covid-19) yang semakin meluas dan bertambahnya jumlah penduduk Indonesia yang terpapar virus ini. Membuat pemerintah pusat, daerah, dan sebagian besar pelayanan publik di Indonesia menerapkan pelayanan terbatas, tak terkecuali BPJS Kesehatan Kantor Cabang Mojokerto. Namun, pemberlakuan pembatasan layanan ini bukan berarti lantas mengurangi kualitas pelayanan terhadap peserta. Hal ini dirasakan Wiji, salah satu peserta JKN-KIS segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas 3. Ia memutuskan mendaftarkan dirinya dan keluarganya menjadi peserta JKN-KIS melalui care center 1500400, karena bulan sebelumnya, ibunda dari Wiji mengalami stroke ringan sehingga harus menjalani pengobatan dan kontrol dengan biaya pribadi

“Saya sangat terbantu sekali, meskipun di masa pandemi seperti sekarang ini, BPJS Kesehatan tetap melayani peserta dengan maksimal. Salah satunya yaa itu, bisa daftar lewat care center 1500400,” ungkap Wiji.

Wiji mengungkapkan melalui BPJS Kesehatan Care Center, pelayanan lebih praktis tanpa harus datang ke kantor sehingga proses pendaftaran bisa dilakukan dari rumah .

“Habis daftar lewat telepon, dimintain nomer rekening, KTP, KK, dan diberi nomor virtual account buat transfer dananya sesuai dengan kelas berapa, dan nunggu 14 hari untuk membayar iuran pertama, lalu setelah transfer, kartu dikirim lewat pos. Saya kira setelah daftar akan tetap mengambil kartu di kantor BPJS Kesehatan, eh ternyata kartu dikirim ke rumah lewat pos,” tutur Wiji.

Wiji juga menyampaikan setelah menerima kartu, ia mengantar ibunya untuk berobat Ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Puskesmas Balongbendo kemudian ke Rumah Sakit Anwar Medika, Krian dan seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh Jaminan Kesehatan Nasional- Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

“Setelah dapat kartu, seminggu kemudian dipakai ibu saya untuk rawat jalan. dan semuanya gratis, dan pelayanannya baik, bersyukur sekali pelayanan Rumah Sakit dan dokternya baik, untuk obat juga sama yang diberikan. Tidak ada yang beda semuanya sama seperti dulu saat belum pakai JKN-KIS (ketika menjadi pasien umum),” tutupnya. (Jayak)
Malang
Ponorogo

 







Atas