Ning Ita, Kapolresta Mojokerto, Dandim 0815 & Kajari Launching Gerakan Jatim Bermasker

 

Mojokerto -- majalahglobal.com : Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari bersama Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriyadi, Dandim 0815 Letkol Inf. Dwi Mawan Sutanto serta Kajari Kota Mojokerto Johan Iswahyudi melaunching gerakan Jatim Bermasker di Kampung Tangguh Semeru Surodinawan pada Kamis (6/8).   Dalam acara yang dilaksanakan secara serentak dan virtual di Jawa Timur,  Ning Ita menyampaikan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto bersama jajaran Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat,tokoh agama, berbagai organisasi profesi masih terus mengkampanyekan gerakan memakai masker secara masiv. “Gerakan Jatim Bermasker merupakan gerakan bersama-sama, bersinergi, bergotong royong dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid-19 di seluruh Jawa Timur.”kata Ning Ita. "Pemerintah telah membagikan lebih dari 14.800 masker kepada masyarakat dan masih memiliki stok sekitar 5000 yang siap dibagikan.”kata Ning Ita. Lebih lanjut Ning Ita mengungkapkan bahwa UMKM  di Kota Mojokerto masih terus memproduksi masker sampai nanti 140.000.   “Gerakan untuk menyebarkan masker dan mengajak masyarakat untuk terus memakai masker akan terus kita lakukan sampai masyarakat benar-benar sadar bahwa masker bukan keinginan kami, bukan ajakan kami bukan himbauan kami, tetapi benar-benar kebutuhan masyarakat untuk melindingi dirinya dan orang lain agar terbebas dari covid 19.”tutur Ning Ita. Ia menegaskan targetnya kampanye memakai masker adalah mereka sadar bahwa masker adalah kebutuhan masing-masing seperti halnya kita butuh diri kita sehat.    Dalam kesempatan ini Ning Ita juga menyampaikan, warga Kota Mojokerto saat ini semakin  memiliki ketaatan yang lebih terhadap pelaksanaan protokol kesehatan. "Kita patut bersyukur saat ini warga semakin disiplin bermasker, disiplin  menjaga jarak, disiplin cuci tangan karena disiplin terhadap protokol kehehatan adalah kunci menjadi pemutus covid-19.   Launching Jatim bermasker  ditutup dengan penyerahan masker secara simbolis kepada  perwakilan komunitas yg membantu memerangi covid di Kota Mojokerto diantaranya  Persit, Bhayangkari, PKK, Karang Taruna, Banser, Remaja Masjid. (Jayak)

Mojokerto -- majalahglobal.com : Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari bersama Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriyadi, Dandim 0815 Letkol Inf. Dwi Mawan Sutanto serta Kajari Kota Mojokerto Johan Iswahyudi melaunching gerakan Jatim Bermasker di Kampung Tangguh Semeru Surodinawan pada Kamis (6/8). 


Dalam acara yang dilaksanakan secara serentak dan virtual di Jawa Timur, Ning Ita menyampaikan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto bersama jajaran Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat,tokoh agama, berbagai organisasi profesi masih terus mengkampanyekan gerakan memakai masker secara masiv. “Gerakan Jatim Bermasker merupakan gerakan bersama-sama, bersinergi, bergotong royong dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid-19 di seluruh Jawa Timur.”kata Ning Ita.

"Pemerintah telah membagikan lebih dari 14.800 masker kepada masyarakat dan masih memiliki stok sekitar 5000 yang siap dibagikan.”kata Ning Ita. Lebih lanjut Ning Ita mengungkapkan bahwa UMKM di Kota Mojokerto masih terus memproduksi masker sampai nanti 140.000. 


“Gerakan untuk menyebarkan masker dan mengajak masyarakat untuk terus memakai masker akan terus kita lakukan sampai masyarakat benar-benar sadar bahwa masker bukan keinginan kami, bukan ajakan kami bukan himbauan kami, tetapi benar-benar kebutuhan masyarakat untuk melindingi dirinya dan orang lain agar terbebas dari covid 19.”tutur Ning Ita. Ia menegaskan targetnya kampanye memakai masker adalah mereka sadar bahwa masker adalah kebutuhan masing-masing seperti halnya kita butuh diri kita sehat.  


Dalam kesempatan ini Ning Ita juga menyampaikan, warga Kota Mojokerto saat ini semakin memiliki ketaatan yang lebih terhadap pelaksanaan protokol kesehatan. "Kita patut bersyukur saat ini warga semakin disiplin bermasker, disiplin menjaga jarak, disiplin cuci tangan karena disiplin terhadap protokol kehehatan adalah kunci menjadi pemutus covid-19. 


Launching Jatim bermasker ditutup dengan penyerahan masker secara simbolis kepada perwakilan komunitas yg membantu memerangi covid di Kota Mojokerto diantaranya Persit, Bhayangkari, PKK, Karang Taruna, Banser, Remaja Masjid. (Jayak)



Malang
Ponorogo

 







Atas