Kasrem 082/ CPYJ menghadiri Rakor gugus tugas percepatan penanganan Covid 19

Mojokerto - Kasrem 082 / CPYJ Letnan Kolonel Arm Beni Sutrisno S.Sos   bersama Walikota Mojokerto, Kapolresta Mojokerto melaksanakan Rakor gugus tugas percepatan penangan Covid 19 di Wilayah Kota Mojokerto bertempat di Aula Wiratama Polresta Mojokerto, jln. Bhayangkara no. 25 Kota Mojokerto Senin ( 10/8/2020 ).  Pada kesempatan ini, Kapolresta Mojokerto mengatakan " Kenaikan pendemi Covid 19 di Provinsi Jawa Timur meningkat, begitu pula di wilayah Kota Mojokerto pandemi Virus Corona semakin bertambah, diawal awal  mewabahnya Virus Corona kota Mojokerto boleh dikatakan tidak terdampak.    Akan tetapi dengan berjalannya waktu di bulan Agustus kita ketahui bersama bahwa Kota Mojokerto termasuk Zona merah. Ini terjadi karena kurang disiplinnya masyarakat atau ketidak mengertinya masyarakat arti dari New Normal.      Masyrakat menganggap New Normal adalah kehidupan baru yang berarti sudah terbebas dari Covid 19.     Kita ketahui bersama banyak masyarakat yang tidak mengindahkan lagi protokol Kesehatan,  dipasar banyak yang tidak menggunakan Masker,  berjejal tidak jaga jarak dan tidak tersedianya tempat untuk cuci tangan, itu yang menyebabkan bertambahnya masyarakat yang terdampak Covid 19, ujar Kapolresta"  Sementara itu Kasrem menyampaikan, " perlu adanya patroli Covid 19  dipergencar, dan tidak bosan-bosan mengingatkan masyarakat yang tidak pakai masker, bagaimana caranya agar masyarakat malu jika tidak  pakai Masker Mari kita dibudayakan agar masyarakat memakai  masker," (Jayak)
Kasrem 082/ CPYJ menghadiri Rakor gugus tugas percepatan penanganan Covid 19

Mojokerto - Kasrem 082 / CPYJ Letnan Kolonel Arm Beni Sutrisno S.Sos bersama Walikota Mojokerto, Kapolresta Mojokerto melaksanakan Rakor gugus tugas percepatan penangan Covid 19 di Wilayah Kota Mojokerto bertempat di Aula Wiratama Polresta Mojokerto, jln. Bhayangkara no. 25 Kota Mojokerto Senin ( 10/8/2020 ).


Pada kesempatan ini, Kapolresta Mojokerto mengatakan " Kenaikan pendemi Covid 19 di Provinsi Jawa Timur meningkat, begitu pula di wilayah Kota Mojokerto pandemi Virus Corona semakin bertambah, diawal awal mewabahnya Virus Corona kota Mojokerto boleh dikatakan tidak terdampak. Akan tetapi dengan berjalannya waktu di bulan Agustus kita ketahui bersama bahwa Kota Mojokerto termasuk Zona merah.

Ini terjadi karena kurang disiplinnya masyarakat atau ketidak mengertinya masyarakat arti dari New Normal. Masyrakat menganggap New Normal adalah kehidupan baru yang berarti sudah terbebas dari Covid 19. Kita ketahui bersama banyak masyarakat yang tidak mengindahkan lagi protokol Kesehatan, dipasar banyak yang tidak menggunakan Masker, berjejal tidak jaga jarak dan tidak tersedianya tempat untuk cuci tangan, itu yang menyebabkan bertambahnya masyarakat yang terdampak Covid 19, ujar Kapolresta"


Sementara itu Kasrem menyampaikan, " perlu adanya patroli Covid 19 dipergencar, dan tidak bosan-bosan mengingatkan masyarakat yang tidak pakai masker, bagaimana caranya agar masyarakat malu jika tidak pakai Masker Mari kita dibudayakan agar masyarakat memakai masker,"

(Jayak)

Malang
Ponorogo

 







Atas