Kapolda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Senpi dan Sajam

Palembang - majalahglobal.com: Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof. Dr. Eko Indra Heri S., MM melaksanakan acara Groundbreaking Pembangunan Gedung Mapolda Sumsel dan Pemusnahan Barang Bukti Senpi dan Sajam Hasil Kegiatan KRYD Jajaran Polda Sumsel bertempat di Mapolda Sumsel, Rabu (05/08).  Pembangunan Mapolda Sumsel yang baru ditarget selesai akhir tahun 2022. Saat ini, prosesnya sedang berjalan dan pembangunan akan segera dilakukan setelah Groundbreaking atau peletakan batu pertama pada hari ini.  Konsep pembangunan gedung mapolda sumsel yang baru ini menggunakan konsep smart building dengan fasilitas yang lengkap dan memadai. Direncanakan bangunan ini akan berdiri sebanyak 8 (delapan) lantai yang nantinya dapat menunjang kinerja dan bentuk pelayanan terbaik untuk masyarakat.  Groundbreaking atau peletakan batu pertama dilakukan oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru didampingi Kapolda Sumsel dan Forkopimda Sumsel yang turut hadir menyaksikan acara tersebut. Kapolda berharap dengan Groundbreaking atau peletakan batu pertama ini dapat menambah semangat dan motivasi kerja para personil polda sumsel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga kamtibmas di wilayah sumsel, ujarnya.  Kemudian acara dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti senpi dan sajam yang merupakan hasil dari kegiatan KRYD dijajaran polda sumsel. Barang bukti yang dimusnahkan diantaranya: 1. Senpira Panjang     : 257 pucuk 2. Senpi Standar Panjang : 19 pucuk 3. Senpira Pendek     : 79 pucuk 4. Senpi Standar Pendek : 30 pucuk 5. Amunisi                   : 107 butir 6. Senjata Tajam         :  85 bilah  Pemusnahan ini sebagai bukti keseriusan Polda Sumsel dan jajaran dalam menekan angka kriminalitas yang ada disumsel serta memberantas pembuatan dan peredaran senjata api rakitan. Diharapkan untuk seluruh lapisan masyarakat dapat proaktif dalam memberikan informasi apabila mengetahui, melihat dan menemukan adanya pembuatan serta peredaran senpi rakitan, agar dapat menekan angka kriminalitas yang ada disumsel dalam menciptakan situasi dan kondisi kamtibmas yang kondusif. (Tri sutrisno)
Kapolda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Senpi dan Sajam
Palembang - majalahglobal.com: Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof. Dr. Eko Indra Heri S., MM melaksanakan acara Groundbreaking Pembangunan Gedung Mapolda Sumsel dan Pemusnahan Barang Bukti Senpi dan Sajam Hasil Kegiatan KRYD Jajaran Polda Sumsel bertempat di Mapolda Sumsel, Rabu (05/08).

Pembangunan Mapolda Sumsel yang baru ditarget selesai akhir tahun 2022. Saat ini, prosesnya sedang berjalan dan pembangunan akan segera dilakukan setelah Groundbreaking atau peletakan batu pertama pada hari ini.

Konsep pembangunan gedung mapolda sumsel yang baru ini menggunakan konsep smart building dengan fasilitas yang lengkap dan memadai. Direncanakan bangunan ini akan berdiri sebanyak 8 (delapan) lantai yang nantinya dapat menunjang kinerja dan bentuk pelayanan terbaik untuk masyarakat.

Groundbreaking atau peletakan batu pertama dilakukan oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru didampingi Kapolda Sumsel dan Forkopimda Sumsel yang turut hadir menyaksikan acara tersebut. Kapolda berharap dengan Groundbreaking atau peletakan batu pertama ini dapat menambah semangat dan motivasi kerja para personil polda sumsel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga kamtibmas di wilayah sumsel, ujarnya.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti senpi dan sajam yang merupakan hasil dari kegiatan KRYD dijajaran polda sumsel. Barang bukti yang dimusnahkan diantaranya:
1. Senpira Panjang : 257 pucuk
2. Senpi Standar Panjang : 19 pucuk
3. Senpira Pendek : 79 pucuk
4. Senpi Standar Pendek : 30 pucuk
5. Amunisi : 107 butir
6. Senjata Tajam : 85 bilah

Pemusnahan ini sebagai bukti keseriusan Polda Sumsel dan jajaran dalam menekan angka kriminalitas yang ada disumsel serta memberantas pembuatan dan peredaran senjata api rakitan. Diharapkan untuk seluruh lapisan masyarakat dapat proaktif dalam memberikan informasi apabila mengetahui, melihat dan menemukan adanya pembuatan serta peredaran senpi rakitan, agar dapat menekan angka kriminalitas yang ada disumsel dalam menciptakan situasi dan kondisi kamtibmas yang kondusif. (Tri sutrisno)
Malang
Ponorogo

 







Atas