BPJS Kesehatan Mojokerto Menggelar Ngobrol Santai dengan Media

Mojokerto - majalahglobal.com : BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto menggelar Ngobrol santai dengan Media, Selasa (4/8/2020) di Aula Hotel Raden Wijaya, Kota Mojokerto.  Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto mengatakan jika tujuan pelaksanaan ngobrol santai dengan media ini agar teman-teman jurnalis ini bisa memahami dan memberikan informasi yang benar pada masyarakat serta ikut mengawal program JKN KIS.   "Media harus ikut serta dan meluruskan, apabila ada berita yang negatif dengan memberikan data yang valid dari bpjs Kesehatan. Untuk saat ini di tahun 2020 terkait program JKN-KIS adalah terbitnya Perpres 64 tahun 2020 dimana Perpres 64 tahun 2020 ini merupakan keluaran Perpres setelah Perpres 82 tahun 2018 dan Perpres 75 tahun 2019. Dimana Perpres 64 tahun 2020 ini mulai berlaku pada tanggal 1 Juli 2020," ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto.  Lebih lanjut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto juga mengatakan jika keluarnya Perpres 64 Tahun 2020 ini adalah untuk menjaga kesinambungan JKN-KIS.  "Dalam Perpres 64 ini, Pemerintah memberikan subsidi peserta BPJS Kesehatan kelas 3 sebesar 16.500/jiwa setiap bulannya. Dimana peserta kelas 3 jumlahnya lebih dari separuh peserta BPJS Kesehatan yang totalnya se-Indonesia mencapai lebih dari 132 Juta Jiwa," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto.  Dikatakannya, Per 1 Juli 2020 iuran untuk BPJS Kesehatan kelas 1 adalah Rp.150.000, kelas 2 adalah Rp 100.000 dan kelas 3 adalah Rp.42.000, dengan catatan khusus kelas 3 hanya membayar 25.500 karena yang Rp.16.500-nya disubisidi oleh pemerintah pusat dan daerah.  "Sementara untuk tahun 2021, kelas 3 ada penyesuaian lagi menjadi Rp.35.000/jiwa setiap bulannya, sedangkan untuk Rp.7.000-nya ditanggung pemerintah. Secara garis besar Perpres 64 tahun 2020 menginformasikan bahwa Negara itu hadir untuk rakyat mojokerto," tutup Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto. (Jayak)
BPJS Kesehatan Mojokerto Menggelar Ngobrol Santai dengan Media
Mojokerto - majalahglobal.com : BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto menggelar Ngobrol santai dengan Media, Selasa (4/8/2020) di Aula Hotel Raden Wijaya, Kota Mojokerto.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Sistri Sembodo mengatakan jika tujuan pelaksanaan ngobrol santai dengan media ini agar teman-teman jurnalis ini bisa memahami dan memberikan informasi yang benar pada masyarakat serta ikut mengawal program JKN KIS.

"Media harus ikut serta dan meluruskan, apabila ada berita yang negatif dengan memberikan data yang valid dari bpjs Kesehatan. Untuk saat ini di tahun 2020 terkait program JKN-KIS adalah terbitnya Perpres 64 tahun 2020 dimana Perpres 64 tahun 2020 ini merupakan keluaran Perpres setelah Perpres 82 tahun 2018 dan Perpres 75 tahun 2019. Dimana Perpres 64 tahun 2020 ini mulai berlaku pada tanggal 1 Juli 2020," ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto.

Lebih lanjut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto juga mengatakan jika keluarnya Perpres 64 Tahun 2020 ini adalah untuk menjaga kesinambungan JKN-KIS.

"Dalam Perpres 64 ini, Pemerintah memberikan subsidi peserta BPJS Kesehatan kelas 3 sebesar 16.500/jiwa setiap bulannya. Dimana peserta kelas 3 jumlahnya lebih dari separuh peserta BPJS Kesehatan yang totalnya se-Indonesia mencapai lebih dari 132 Juta Jiwa," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto.

Dikatakannya, Per 1 Juli 2020 iuran untuk BPJS Kesehatan kelas 1 adalah Rp.150.000, kelas 2 adalah Rp 100.000 dan kelas 3 adalah Rp.42.000, dengan catatan khusus kelas 3 hanya membayar 25.500 karena yang Rp.16.500-nya disubisidi oleh pemerintah pusat dan daerah.

"Sementara untuk tahun 2021, kelas 3 ada penyesuaian lagi menjadi Rp.35.000/jiwa setiap bulannya, sedangkan untuk Rp.7.000-nya ditanggung pemerintah. Secara garis besar Perpres 64 tahun 2020 menginformasikan bahwa Negara itu hadir untuk rakyat mojokerto," tutup Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto. (Jayak)
Malang
Ponorogo

 







Atas