Ana dan Keluarga Gunakan Fitur Skrining Mandiri Covid-19

Mojokerto - majalahglobal.com : BPJS Kesehatan telah mengembangkan fitur baru dalam aplikasi Mobile JKN yaitu fitur Skrining Mandiri Covid-19. Fitur ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta dan menganalisa potensi resiko penyebaran Covid-19 di lingkungan peserta. Ana (24) salah satu peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) sudah menggunakan fitur Skrining Mandiri Covid-19 yang ada di dalam aplikasi Mobile JKN.  “Dengan adanya fitur Skrining Mandiri Covid-19 ini, saya merasakan manfaat yang luar biasa, terlebih setelah ditemukan kasus positif Covid-19 di wilayah tempat tinggal saya,” ungkap Ana  Menurut Ana fitur ini membantu dirinya dan keluarganya untuk mengurangi kekhawatiran tentang penularan Covid-19 karena dalam fitur ini juga dijelaskan tips yang bisa dilakukan sehari-hari untuk menghindari tertularnya virus tersebut.  “Saya juga bisa mengetahui tingkat resiko yang saya miliki. Selain screening untuk diri saya sendiri, saya juga bisa melakukan screening untuk keluarga saya melalui aplikasi Mobile JKN yang saya miliki,” ujarnya.  Ana mengatakan fitur Skrining Mandiri Covid-19 dapat diisi oleh setiap peserta secara mandiri dan sejujur-jujurnya, sangat mudah cara mengisinya, kemudian peserta dapat melihat langsung hasil dari screening mandirinya tersebut, apakah termasuk dalam resiko rendah atau tinggi. Setiap hari pukul 10.00 WIB akan mendapatkan pemberitahuan untuk pengisian screening ini, sehingga peserta dapat mengisi dan menyampaikan perkembangan kondisi yang dialaminya  “Alhamdulillah saya dan keluarga dapat memantau kondisi kesehatan kami, dan melaporkan gejala yang kami alami setiap harinya cukup melalui smartphone, sehingga kami tidak perlu keluar rumah,” ungkapnya  Diakhir pembicaraan, Ana menambahkan sangat mengapreasiasi fitur Skrining Mandiri Covid-19 pada aplikasi Mobile JKN, karena dengan dihadirkannya fitur ini oleh BPJS Kesehatan berarti juga sebagai bentuk dukungan atas kebijakan pemerintah di Indonesia. (Jayak)
Ana dan Keluarga Gunakan Fitur Skrining Mandiri Covid-19
Mojokerto - majalahglobal.com : BPJS Kesehatan telah mengembangkan fitur baru dalam aplikasi Mobile JKN yaitu fitur Skrining Mandiri Covid-19. Fitur ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta dan menganalisa potensi resiko penyebaran Covid-19 di lingkungan peserta. Ana (24) salah satu peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) sudah menggunakan fitur Skrining Mandiri Covid-19 yang ada di dalam aplikasi Mobile JKN.

“Dengan adanya fitur Skrining Mandiri Covid-19 ini, saya merasakan manfaat yang luar biasa, terlebih setelah ditemukan kasus positif Covid-19 di wilayah tempat tinggal saya,” ungkap Ana

Menurut Ana fitur ini membantu dirinya dan keluarganya untuk mengurangi kekhawatiran tentang penularan Covid-19 karena dalam fitur ini juga dijelaskan tips yang bisa dilakukan sehari-hari untuk menghindari tertularnya virus tersebut.

“Saya juga bisa mengetahui tingkat resiko yang saya miliki. Selain screening untuk diri saya sendiri, saya juga bisa melakukan screening untuk keluarga saya melalui aplikasi Mobile JKN yang saya miliki,” ujarnya.

Ana mengatakan fitur Skrining Mandiri Covid-19 dapat diisi oleh setiap peserta secara mandiri dan sejujur-jujurnya, sangat mudah cara mengisinya, kemudian peserta dapat melihat langsung hasil dari screening mandirinya tersebut, apakah termasuk dalam resiko rendah atau tinggi. Setiap hari pukul 10.00 WIB akan mendapatkan pemberitahuan untuk pengisian screening ini, sehingga peserta dapat mengisi dan menyampaikan perkembangan kondisi yang dialaminya

“Alhamdulillah saya dan keluarga dapat memantau kondisi kesehatan kami, dan melaporkan gejala yang kami alami setiap harinya cukup melalui smartphone, sehingga kami tidak perlu keluar rumah,” ungkapnya

Diakhir pembicaraan, Ana menambahkan sangat mengapreasiasi fitur Skrining Mandiri Covid-19 pada aplikasi Mobile JKN, karena dengan dihadirkannya fitur ini oleh BPJS Kesehatan berarti juga sebagai bentuk dukungan atas kebijakan pemerintah di Indonesia. (Jayak)
Malang
Ponorogo

 







Atas