Waktu ibarat pedang,ini Penjelasannya

 الوقت كالسيف ان لم تقطعه قطعك  “Al-waqtu kassaifi in lam taqtha’hu qatha’aka " (Al-Mahfudhot)  Waktu itu bagaikan pedang, jika engkau tidak menggunakannya dengan baik, ia akan memotongmu,begitulah Maqolah Imam Syafii, kata kata mutiara yg sangat masyhur.  Kiranya kita sebagai manusia yg telah di titahkan oleh Allah swt sebagai seorang khalifah di muka  bumi ini, sudah selayaknya kita harus memanfaatkan waktu  dg sebaik baiknya agar kita tdk lupa akan status yg di amanahkan oleh Allah SWT kpd kita.  Ada 2 kategori manusia yaitu : 1.Manusia yang mengolah waktu yaitu manusia yang bisa mengisi waktunya dengan baik,  sehingga selalu bisa menjalankan kewajibannya dengan sempurna dan tidak ada waktu yang terbuang untuk hal yang tidak bermanfaat . 2.Orang yang diolah waktu.  Yaitu Orang yang yang Membiarkan waktu terbuang sia-sia dengan anggapan esok masih ada waktu,ini merupakan salah satu tanda tidak memahami pentingnya waktu,padahal waktu dan kesempatan tidak pernah datang untuk kedua kalinya . Bahkan Rasulullah SAW bersabda, “Ada dua nikmat, dimana banyak manusia tertipu di dalamnya, yakni kesehatan dan kesempatan.” (HR Bukhori).  Disinilah bahayanya golongan orang yang kedua, karena orang yang suka menunda, maka ia akan kehabisan waktu sehingga apa yang diinginkannya tidak akan pernah berhasil, dan hanya berhenti di angan angan,dan inilah kemenangan iblis.   Dan Masa sendiri dibagi menjadi tiga,yaitu masa yg telah lalu, masa yg sekarang dan masa yg akan datang.   Masa lalu kita sudah tidak dapat menggantinya karena ia bagaikan air yang mengalir dan sekali mengalir maka tidak bisa kembali lagi,  masa sekarang, inilah masa yg harus kita pergunakan sebaik mungkin, agar nantinya tidak menjadi beban yg memberatkan  kita di hadapan pengadilanNya Dzat yg maha Adil. Dan yang terakhir adalah Masa depan,yang mana kita tidak dapat memastikannya.  Untuk itu marilah kita memanfaatkan waktu dan kesempatan yang kita miliki untuk melakukan hal-hal yang positif, karena Kita tidak pernah tahu berapa banyak waktu yang kita miliki. Oleh karena itu janganlah kita berangan angan yg terlalu panjang,karena tidak ada jaminan apakah kita masih dapat menatap mentari di esok hari..  Mulailah semuanya dari sekarang untuk selalu berbuat kemanfaatan.   Ayoeb Taufani Zaman.  PonPes Khomsani Nur.
Waktu ibarat pedang,ini Penjelasannya

الوقت كالسيف ان لم تقطعه قطعك

“Al-waqtu kassaifi in lam taqtha’hu qatha’aka " (Al-Mahfudhot)

Waktu itu bagaikan pedang, jika engkau tidak menggunakannya dengan baik, ia akan memotongmu,begitulah Maqolah Imam Syafii, kata kata mutiara yg sangat masyhur.

Kiranya kita sebagai manusia yg telah di titahkan oleh Allah swt sebagai seorang khalifah di muka bumi ini, sudah selayaknya kita harus memanfaatkan waktu dg sebaik baiknya agar kita tdk lupa akan status yg di amanahkan oleh Allah SWT kpd kita.

Ada 2 kategori manusia yaitu :
1.Manusia yang mengolah waktu yaitu manusia yang bisa mengisi waktunya dengan baik,
sehingga selalu bisa menjalankan kewajibannya dengan sempurna dan tidak ada waktu yang terbuang untuk hal yang tidak bermanfaat .
2.Orang yang diolah waktu.
Yaitu Orang yang yang Membiarkan waktu terbuang sia-sia dengan anggapan esok masih ada waktu,ini merupakan salah satu tanda tidak memahami pentingnya waktu,padahal waktu dan kesempatan tidak pernah datang untuk kedua kalinya .
Bahkan Rasulullah SAW bersabda, “Ada dua nikmat, dimana banyak manusia tertipu di dalamnya, yakni kesehatan dan kesempatan.” (HR Bukhori).

Disinilah bahayanya golongan orang yang kedua, karena orang yang suka menunda, maka ia akan kehabisan waktu sehingga apa yang diinginkannya tidak akan pernah berhasil, dan hanya berhenti di angan angan,dan inilah kemenangan iblis.

Dan Masa sendiri dibagi menjadi tiga,yaitu masa yg telah lalu, masa yg sekarang dan masa yg akan datang.

Masa lalu kita sudah tidak dapat menggantinya karena ia bagaikan air yang mengalir dan sekali mengalir maka tidak bisa kembali lagi,
masa sekarang, inilah masa yg harus kita pergunakan sebaik mungkin, agar nantinya tidak menjadi beban yg memberatkan kita di hadapan pengadilanNya Dzat yg maha Adil.
Dan yang terakhir adalah Masa depan,yang mana kita tidak dapat memastikannya.

Untuk itu marilah kita memanfaatkan waktu dan kesempatan yang kita miliki untuk melakukan hal-hal yang positif, karena Kita tidak pernah tahu berapa banyak waktu yang kita miliki.
Oleh karena itu janganlah kita berangan angan yg terlalu panjang,karena tidak ada jaminan apakah kita masih dapat menatap mentari di esok hari..
Mulailah semuanya dari sekarang untuk selalu berbuat kemanfaatan.

Ayoeb Taufani Zaman.
PonPes Khomsani Nur.
Malang
Ponorogo

 







Atas