Sinergitas TNI – Polri Di Mojokerto Raya Disiplinkan Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19

Mojokerto, - Jajaran TNI – Polri terus bersinergi membantu pemerintah daerah dalam upaya percepatan penanganan sekaligus memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Seperti yang dilakukan Kodim 0815/Mojokerto bersama Polres Mojokerto yang gencar memberikan edukasi guna mendisiplinkan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan.  Kegiatan yang diinisiasi Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, S.H., tersebut berlangsung di sentra ekonomi yakni Pasar Kedungmaling, Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jum’at (10/07/2020).  Kegiatan yang dikemas dalam bentuk bagi-bagi masker TNI-Polri dan penyemprotan disinfektan tersebut, dihadiri PJU Polres Mojokerto, Perwira Staf Kodim 0815, Camat Sooko Masluchman, SH., M.Si, Kapolsek Sooko AKP Amad, SH., MH., Danramil 0815/03 Sooko Kapten Inf Hari Subiyanto, Kepala Pasar Kedungmaling, Fatkur Rohman, Kades Kedungmaling, Edi Prabowo, Perangkat Desa dan Relawan Covid-19 Desa Kedungmaling.   Saat diwawancarai awak media terkait kegiatan pembagian masker, Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, SH., mengungkapkan,  pembagian masker bantuan dari Panglima TNI bertujuan untuk mengedukasi masyarakat, memberikan contoh bahwa protokol kesehatan saat ini sangat penting untuk diterapkan di masyarakat.  “Panglima TNI sangat peduli terhadap perkembangan peningkatan kasus Covid di Jawa Timur, sehingga pembagian masker ini dilakukan sebagai contoh penerapan protokol kesehatan bagi masyarakat.  Dengan adanya kepatuhan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan insyaallah Covid bisa ditekan penyebarannya," tandasnya.  Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, SH,. juga menegaskan, Kita (TNI-Polri) hari ini membagikan masker serentak sekitar 10.000 tersebar di wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto. “Kita distribusikan ke Koramil-Koramil bersinergi dengan Polsek setempat, adapun yang menjadi sasaran adalah masyarakat  yang belum mematuhi protokol kesehatan di wilayah tersebut, baik Pedagang, Pengguna jalan maupun masyarakat yang berada di warung-warung,” tegasnya.  Masih lanjutnya, seperti yang kita lihat dan saksikan bersama, bahwa di Pasar Kedungmaling tadi masih banyak masyarakat yang tidak memakai masker. “Terkait dengan kondisi tersebut, Kami sudah berkoordinasi dengan Kapolres dan Camat Sooko,  Pasar Kedungmaling ke depan akan kita jadikan Pasar Tangguh, dengan harapan tidak ada lagi masyarakat yang tidak memakai masker, bahkan nantinya Pasar ini akan dilengkapi dengan bilik prebiotik dan tempat cuci tangan,” ungkapnya.  Pada kesempatan tersebut, Dandim 0815 Mojokerto, juga berpesan kepada Kepala Pasar untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat, yang pelaksanaannya dibantu Babinsa dan Bhabinkamtifmas setempat. “Jangan kalau ada kunjungan saja diterapkan protokol kesehatan, namun setelah itu diabaikan,” ujar pria kelahiran Purbalingga Jawa Tengah.  Secara senada, Kapolres Mojokerto  AKBP Dony Alexander S.IK., MH., menegaskan, TNI – Polri bersama stakeholder terkait dengan pemerintahan melaksanakan pembagian secara masif masker bantuan dari Panglima TNI.  Tujuannya untuk memberikan edukasi terkait dengan disiplin menggunakan masker untuk bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19.   Selain membagikan masker,  juga dilakukan penyemprotan dengan cairan prebiotik untuk menekan penyebaran virus Covid-19. Efektivitas cairan prebiotik ini mampu meningkatkan kesembuhan dan untuk mensterilkan area wilayah yang ada di Kabupaten Mojokerto dari Covid-19 dan alhmadulillah untuk tingkat kesembuhan pasien sudah meningkat.  Inilah wujud ihtiar Forkopimda Kabupaten Mojokerto untuk terus memberikan edukasi-edukasi ke masyarakat terkait dengan disiplin, pentingnya mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak, agar nantinya kita bisa bersama-sama memutus mata rantai Covid-19.  Sementara Bupati Mojokerto melalui Camat Sooko, Masluchman, SH., M.Si., menyampaikan apresiasinya kepada Kodim 0815/Mojokerto yang telah menginisiasi pembagian masker di Pasar Kedungmaling. “Ini bentuk keseriusan Kita untuk memutus mata rantai Covid-19,” ujarnya.   Dirinya berharap, Pasar Kedungmaling segera dijadikan Pasar Tangguh, dengan dijadikannya Pasar Kedungmaling sebagai Pasar Tangguh maka  masyarakat akan semakin taat dalam menerapkan protokol kesehatan. (Jayak)
Sinergitas TNI – Polri Di Mojokerto Raya Disiplinkan Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19
Mojokerto, - Jajaran TNI – Polri terus bersinergi membantu pemerintah daerah dalam upaya percepatan penanganan sekaligus memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Seperti yang dilakukan Kodim 0815/Mojokerto bersama Polres Mojokerto yang gencar memberikan edukasi guna mendisiplinkan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan.

Kegiatan yang diinisiasi Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, S.H., tersebut berlangsung di sentra ekonomi yakni Pasar Kedungmaling, Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jum’at (10/07/2020).

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk bagi-bagi masker TNI-Polri dan penyemprotan disinfektan tersebut, dihadiri PJU Polres Mojokerto, Perwira Staf Kodim 0815, Camat Sooko Masluchman, SH., M.Si, Kapolsek Sooko AKP Amad, SH., MH., Danramil 0815/03 Sooko Kapten Inf Hari Subiyanto, Kepala Pasar Kedungmaling, Fatkur Rohman, Kades Kedungmaling, Edi Prabowo, Perangkat Desa dan Relawan Covid-19 Desa Kedungmaling.

Saat diwawancarai awak media terkait kegiatan pembagian masker, Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, SH., mengungkapkan, pembagian masker bantuan dari Panglima TNI bertujuan untuk mengedukasi masyarakat, memberikan contoh bahwa protokol kesehatan saat ini sangat penting untuk diterapkan di masyarakat.

“Panglima TNI sangat peduli terhadap perkembangan peningkatan kasus Covid di Jawa Timur, sehingga pembagian masker ini dilakukan sebagai contoh penerapan protokol kesehatan bagi masyarakat. Dengan adanya kepatuhan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan insyaallah Covid bisa ditekan penyebarannya," tandasnya.

Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, SH,. juga menegaskan, Kita (TNI-Polri) hari ini membagikan masker serentak sekitar 10.000 tersebar di wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto. “Kita distribusikan ke Koramil-Koramil bersinergi dengan Polsek setempat, adapun yang menjadi sasaran adalah masyarakat yang belum mematuhi protokol kesehatan di wilayah tersebut, baik Pedagang, Pengguna jalan maupun masyarakat yang berada di warung-warung,” tegasnya.

Masih lanjutnya, seperti yang kita lihat dan saksikan bersama, bahwa di Pasar Kedungmaling tadi masih banyak masyarakat yang tidak memakai masker. “Terkait dengan kondisi tersebut, Kami sudah berkoordinasi dengan Kapolres dan Camat Sooko, Pasar Kedungmaling ke depan akan kita jadikan Pasar Tangguh, dengan harapan tidak ada lagi masyarakat yang tidak memakai masker, bahkan nantinya Pasar ini akan dilengkapi dengan bilik prebiotik dan tempat cuci tangan,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Dandim 0815 Mojokerto, juga berpesan kepada Kepala Pasar untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat, yang pelaksanaannya dibantu Babinsa dan Bhabinkamtifmas setempat. “Jangan kalau ada kunjungan saja diterapkan protokol kesehatan, namun setelah itu diabaikan,” ujar pria kelahiran Purbalingga Jawa Tengah.

Secara senada, Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander S.IK., MH., menegaskan, TNI – Polri bersama stakeholder terkait dengan pemerintahan melaksanakan pembagian secara masif masker bantuan dari Panglima TNI. Tujuannya untuk memberikan edukasi terkait dengan disiplin menggunakan masker untuk bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Selain membagikan masker, juga dilakukan penyemprotan dengan cairan prebiotik untuk menekan penyebaran virus Covid-19. Efektivitas cairan prebiotik ini mampu meningkatkan kesembuhan dan untuk mensterilkan area wilayah yang ada di Kabupaten Mojokerto dari Covid-19 dan alhmadulillah untuk tingkat kesembuhan pasien sudah meningkat.

Inilah wujud ihtiar Forkopimda Kabupaten Mojokerto untuk terus memberikan edukasi-edukasi ke masyarakat terkait dengan disiplin, pentingnya mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak, agar nantinya kita bisa bersama-sama memutus mata rantai Covid-19.

Sementara Bupati Mojokerto melalui Camat Sooko, Masluchman, SH., M.Si., menyampaikan apresiasinya kepada Kodim 0815/Mojokerto yang telah menginisiasi pembagian masker di Pasar Kedungmaling. “Ini bentuk keseriusan Kita untuk memutus mata rantai Covid-19,” ujarnya.

Dirinya berharap, Pasar Kedungmaling segera dijadikan Pasar Tangguh, dengan dijadikannya Pasar Kedungmaling sebagai Pasar Tangguh maka masyarakat akan semakin taat dalam menerapkan protokol kesehatan. (Jayak)
Malang
Ponorogo

 







Atas