Serahkan Bantuan, Menteri Ketenagakerjaan Kunjungi PCNU Kabupaten Mojokerto

Mojokerto - Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia mengunjungi PCNU Kabupaten Mojokerto dalam rangka penyerahan bantuan program Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Sabtu (4/7/2020).  Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Ida Fauziyah mengatakan jika sejak Februari 2020, baru kali ini saya melakukan kunjungan kerja.   "Dan kunjungan kerja yang pertama ini ada di Mojokerto, tempat kelahiran saya sekaligus saya mau sowan ke rumah orang tua saya. Karena sejak 4 Bulan yang lalu saya tidak bertemu dengan orang tua saya," tegasnya.   Ida juga mengatakan jangankan kita, Amerika yang merupakan negara yang kuat juga kedodoran menghadapi Covid 19.   "Pemerintah mau tidak mau harus bisa menyelesaikan sektor yang lain selain kesehatan. Pertumbuhan ekonomi kita di kwartal pertama 2,9%. Sedangkan di kwartal kedua minus 3% yang berdampak pada semakin banyaknya angka PHK di Indonesia. Di saat kita mengalami hal seperti ini yang tidak boleh hilang adalah tidak menyalahkan satu sama lain karena kelebihan kita adalah saling gotong royong atau kemampuan kita saling menjaga. Jangan sampai ada yang memanfaatkan bantuan ini sebagai ajang untuk korupsi, contohnya ada di Madura dan Purbalingga. Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia sama sekali tidak pernah meminta fee dalam setiap bantuan yang diberikan," tegasnya.  Sebagai tambahan informasi, ada 7 jenis bantuan dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dalam kesempatan ini.  1. Bantuan program pemerintah BLT Komunitas kepada PCNU Kabupaten Mojokerto.  2. Bantuan program pemerintah paket kegiatan padat karya.  3. Bantuan program pemerintah bantuan covid-19 untuk 26 Pesantren.  4. Masker untuk semua hasil pelatihan siswa tanggap Covid-19 Balai latihan kerja Mojokerto.  5. Bantuan program pemerintah paket tugas pembantuan kepada dinas tenaga kerja.   6. Bantuan program pemerintah paket kegiatan tenaga kerja mandiri.  7. Bantuan program pemerintah inkubasi bisnis kepada 250 Wirausahawan. (Jayak)
Serahkan Bantuan Program, Menteri Ketenagakerjaan Kunjungi PCNU Kabupaten Mojokerto
Mojokerto - Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia mengunjungi PCNU Kabupaten Mojokerto dalam rangka penyerahan bantuan program Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Sabtu (4/7/2020).

Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Ida Fauziyah mengatakan jika sejak Februari 2020, baru kali ini saya melakukan kunjungan kerja.

"Dan kunjungan kerja yang pertama ini ada di Mojokerto, tempat kelahiran saya sekaligus saya mau sowan ke rumah orang tua saya. Karena sejak 4 Bulan yang lalu saya tidak bertemu dengan orang tua saya," tegasnya.

Ida juga mengatakan jangankan kita, Amerika yang merupakan negara yang kuat juga kedodoran menghadapi Covid 19.

"Pemerintah mau tidak mau harus bisa menyelesaikan sektor yang lain selain kesehatan. Pertumbuhan ekonomi kita di kwartal pertama 2,9%. Sedangkan di kwartal kedua minus 3% yang berdampak pada semakin banyaknya angka PHK di Indonesia. Di saat kita mengalami hal seperti ini yang tidak boleh hilang adalah tidak menyalahkan satu sama lain karena kelebihan kita adalah saling gotong royong atau kemampuan kita saling menjaga. Jangan sampai ada yang memanfaatkan bantuan ini sebagai ajang untuk korupsi, contohnya ada di Madura dan Purbalingga. Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia sama sekali tidak pernah meminta fee dalam setiap bantuan yang diberikan," tegasnya.

Sebagai tambahan informasi, ada 7 jenis bantuan dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dalam kesempatan ini.

1. Bantuan program pemerintah BLT Komunitas kepada PCNU Kabupaten Mojokerto.

2. Bantuan program pemerintah paket kegiatan padat karya.

3. Bantuan program pemerintah bantuan covid-19 untuk 26 Pesantren.

4. Masker untuk semua hasil pelatihan siswa tanggap Covid-19 Balai latihan kerja Mojokerto.

5. Bantuan program pemerintah paket tugas pembantuan kepada dinas tenaga kerja.

6. Bantuan program pemerintah paket kegiatan tenaga kerja mandiri.

7. Bantuan program pemerintah inkubasi bisnis kepada 250 Wirausahawan. (Jayak) 
Malang
Ponorogo

 







Atas