Pemkab Mojokerto Raih Dua Penghargaan Nasional di Bidang KB

Mojokerto - Pemerintah Kabupaten Mojokerto berhasil meraih dua penghargaan tingkat Nasional di bidang KB. Penghargaan tersebut diserahkan BKKBN Pusat secara virtual, yang secara fisik disampaikan langsung Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Sukaryo Teguh Santosa kepada Bupati Mojokerto Pungkasiadi, Jumat (24/7) di Rumah Dinas Griya Wira Bhakti Praja.    Dua penghargaan bergengsi tersebut adalah juara II kategori Kabupaten/Kota terbaik dalam kegiatan pelayanan serentak sejuta akseptor KB dengan kriteria Mix Kontrasepsi.  Kontrasepsi yang memperoleh penilaian terbesar adalah Kontrasepsi Pasca Persalinan, KB Baru, KB Ganti Cara, dan point terkecil untuk KB Ulangan.  Kabupaten Mojokerto mendapatkan 237 Akseptor untuk KB Pasca Persalinan, 3.108 KB Baru, 734 KB Ganti Cara dan 5.053 KB ulang. Nilai yang diperoleh sebesar 1.277,7. Juara Pertama diraih Kabupaten RokanHilir Riau dengan nilai akhir 1.551,4.  Sedangkan penghargaan tingkat nasional kedua yang didapatkan Kabupaten Mojokerto dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional ke-27 tahun 2020 ini adalah Juara Harapan I kategori Kabupaten/Kota terbaik untuk jumlah akseptor yang terlayani yaitu 9.132 akseptor.  Bupati Mojokerto Pungkasiadi mengapresiasi kerja keras Dinas Pengendalian Penduduk,   Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan  (DP2KBP2) Kabupaten Mojokerto dan mitra kerjanya yaitu KODIM 0815 Mojokerto, Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (PC IBI), DinasKesehatan, PKK dan PLKB beserta PPKBD/Sub PPKBD serta kader KB.  “Walaupun di masa pandemi Covid-19, kita masih bias berprestasi di tingkat nasional dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan,” ungkapnya.  Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Sukaryo Teguh Santosa mengucapkan terima kasih atas dukungan Bupati Mojokerto dalam melaksanakan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), terutama kegiatan pemecahan rekor Muri Pelayanan Serentak Sejuta Akseptor KB sehingga bias menyisihkan 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia.     BKKBN sendiri berhasil memecahkanRekor MURI pada saat peringatan Hari Keluarga Nasional ke-27 tanggal 29 Juni lalu dengan perolehan 1.439.966 akseptor.     “Dukungan Kepala Daerah sangat penting dalam pelaksanaan program-program pembangunan, termasuk program dari BKKBN, dan peran serta mitra kerja yaitu PC IBI, Kodim 0815 Mojokerto, Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, dan PKK juga berpengaruh signifikan dalam keberhasilan perolehanan penghargaan ini,”.  Selain dua prestasi tingkat nasional tersebut, Dinas P2KBP2 Kabupaten Mojokerto juga memperoleh lima prestasi tingkat Provinsi Jawatimur. Prestasi pertama diperoleh Bagus Lesmana Putra, PLKB Non PNS dari Kecamatan Dawarblandong sebagai Juara I PLKB non PNS terbaik tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2020. Kebanggaan kedua diperoleh Winarsih, kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) dari Kecamatan Mojoanyar sebagai IMP terbaik tahun ini. Prestasidi tingkat OPD KB diperoleh DP2KBP2 Kabupaten Mojokerto sebagai OPD KB Terbaik dengan capaian terbanyak dalam kegiatan pelayanan serentak sejuta akseptor, OPD dengan capaian IUD terbanyak dan OPD dengan capaian MOW terbanyak di tingkat JawaTimur.  “Prestasi ini merupakan cerminan dari kinerja kita. Walaupun di tengah keterbatasan pandemic Covid-19, kita tetap bekerja keras, berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” jelas Kepala DP2KBP2 Joedha Hadi. (Jayak)
Pemkab Mojokerto Raih Dua Penghargaan Nasional di Bidang KB
Mojokerto - Pemerintah Kabupaten Mojokerto berhasil meraih dua penghargaan tingkat Nasional di bidang KB. Penghargaan tersebut diserahkan BKKBN Pusat secara virtual, yang secara fisik disampaikan langsung Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Sukaryo Teguh Santosa kepada Bupati Mojokerto Pungkasiadi, Jumat (24/7) di Rumah Dinas Griya Wira Bhakti Praja. 

Dua penghargaan bergengsi tersebut adalah juara II kategori Kabupaten/Kota terbaik dalam kegiatan pelayanan serentak sejuta akseptor KB dengan kriteria Mix Kontrasepsi.

Kontrasepsi yang memperoleh penilaian terbesar adalah Kontrasepsi Pasca Persalinan, KB Baru, KB Ganti Cara, dan point terkecil untuk KB Ulangan. Kabupaten Mojokerto mendapatkan 237 Akseptor untuk KB Pasca Persalinan, 3.108 KB Baru, 734 KB Ganti Cara dan 5.053 KB ulang. Nilai yang diperoleh sebesar 1.277,7. Juara Pertama diraih Kabupaten RokanHilir Riau dengan nilai akhir 1.551,4.

Sedangkan penghargaan tingkat nasional kedua yang didapatkan Kabupaten Mojokerto dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional ke-27 tahun 2020 ini adalah Juara Harapan I kategori Kabupaten/Kota terbaik untuk jumlah akseptor yang terlayani yaitu 9.132 akseptor.

Bupati Mojokerto Pungkasiadi mengapresiasi kerja keras Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (DP2KBP2) Kabupaten Mojokerto dan mitra kerjanya yaitu KODIM 0815 Mojokerto, Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (PC IBI), DinasKesehatan, PKK dan PLKB beserta PPKBD/Sub PPKBD serta kader KB.

“Walaupun di masa pandemi Covid-19, kita masih bias berprestasi di tingkat nasional dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Sukaryo Teguh Santosa mengucapkan terima kasih atas dukungan Bupati Mojokerto dalam melaksanakan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), terutama kegiatan pemecahan rekor Muri Pelayanan Serentak Sejuta Akseptor KB sehingga bias menyisihkan 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia.



BKKBN sendiri berhasil memecahkanRekor MURI pada saat peringatan Hari Keluarga Nasional ke-27 tanggal 29 Juni lalu dengan perolehan 1.439.966 akseptor.



“Dukungan Kepala Daerah sangat penting dalam pelaksanaan program-program pembangunan, termasuk program dari BKKBN, dan peran serta mitra kerja yaitu PC IBI, Kodim 0815 Mojokerto, Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, dan PKK juga berpengaruh signifikan dalam keberhasilan perolehanan penghargaan ini,”.

Selain dua prestasi tingkat nasional tersebut, Dinas P2KBP2 Kabupaten Mojokerto juga memperoleh lima prestasi tingkat Provinsi Jawatimur. Prestasi pertama diperoleh Bagus Lesmana Putra, PLKB Non PNS dari Kecamatan Dawarblandong sebagai Juara I PLKB non PNS terbaik tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2020. Kebanggaan kedua diperoleh Winarsih, kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) dari Kecamatan Mojoanyar sebagai IMP terbaik tahun ini. Prestasidi tingkat OPD KB diperoleh DP2KBP2 Kabupaten Mojokerto sebagai OPD KB Terbaik dengan capaian terbanyak dalam kegiatan pelayanan serentak sejuta akseptor, OPD dengan capaian IUD terbanyak dan OPD dengan capaian MOW terbanyak di tingkat JawaTimur.

“Prestasi ini merupakan cerminan dari kinerja kita. Walaupun di tengah keterbatasan pandemic Covid-19, kita tetap bekerja keras, berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” jelas Kepala DP2KBP2 Joedha Hadi. (Jayak)
Malang
Ponorogo

 







Atas