Inilah Jahatnya Ketua DPC PPP Kabupaten Mojokerto

Mojokerto - majalahglobal.com : Satu hari setelah deklarasi dukungan kader PPP Kabupaten Mojokerto kepada pasangan bakal calon (pasbalon) Ikfina – Akbar (Ikbar) Minggu (12/7/2020). Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP, Khusairin angkat bicara terkait adanya kader PPP yang “membelot” mendukung Ikbar.  “Pimpinan Anak Cabang (PAC) PPP yang hadir itu abal-abal, dan PAC PPP Kabupaten Mojokerto tetap solid. Sebagaimana telah dipublikasikan lewat media oline maupun cetak,” pungkas Khusairin.  Koordinator deklarasi dukungan kader PPP Mojokerto kepada Ikbar menjawab tuduhan miring dari Ketua DPC PPP Kabupaten Mojokerto.  “Demi Allah saya bersumpah, bahwa para Ketua PAC PPP yang hadir dan mendukung Bai’atul Bendunganjati deklarasi mendukung dan memenangkan Ikbar itu asli masih aktif dan punya SK dari DPC PPP Kabupaten Mojokerto, “ pungkas Machradji.  Kalau ada yang mengatakan PAC PPP itu abal-abal alias palsu, kata Machradji.  "Tak pantas seorang Ketua DPC PPP Kabupaten Mojokerto berkata bohong seperti itu. Karena jelas-jelas melanggar prinsip perjuangan PPP yaitu amar ma’ruf nahi mungkar, kejujuran dan keadilan serta akhlaqul karimah,” tegas Machradji.  Lebih lanjut Machradji mengatakan, para Ketua PAC PPP yang masih aktif antara lain Ketua PAC PPP Pacet Gus Khotibul Umam, Bangsal Purnomo Sidiq, Trowulan Haris Setiawan, Mojoanyar Supriyanto, Mojosari M.Ridwan, Pungging M. Yunianto, Ngoro Towakit, Gondang Mulyadi, Jatirejo Sujiono, Puri H.Syaifuddin Malik, Trawas Khairul Anam dan Sooko M. Yusuf..  Meski diakui, SK asli atau fotocopy ditarik dan disimpan di DPC PPP.   “inilah Jahatnya Ketua DPC PPP Kabupaten Mojokerto. Jadi, mereka hanya diberitahu saja tidak memegang secara fisik SK tersebut. Ini berdasarkan pengakuan para Ketua PAC tersebut. Akibatnya, Ketua PAC yang lama gak tahu kalau sudah diganti dan menganggap dirinya masih sah sebagai Ketua PAC PPP, “ujar Machradji.  SK diterbitkan menjelang musyawarah cabang untuk memastikan saja mendapat suara terbanyak dalam proses pemilihan Ketua DPC PPP. Machradji juga mengungkapkan, mereka yang bukan orangnya diganti begitu saja kemudian menerbitkan SK baru tanpa adanya musyawarah sebagaimana diatur oleh AD dan ART PPP. (Jayak)
Inilah Jahatnya Ketua DPC PPP Kabupaten Mojokerto
Mojokerto - majalahglobal.com : Satu hari setelah deklarasi dukungan kader PPP Kabupaten Mojokerto kepada pasangan bakal calon (pasbalon) Ikfina – Akbar (Ikbar) Minggu (12/7/2020). Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP, Khusairin angkat bicara terkait adanya kader PPP yang “membelot” mendukung Ikbar.

“Pimpinan Anak Cabang (PAC) PPP yang hadir itu abal-abal, dan PAC PPP Kabupaten Mojokerto tetap solid. Sebagaimana telah dipublikasikan lewat media oline maupun cetak,” pungkas Khusairin.

Koordinator deklarasi dukungan kader PPP Mojokerto kepada Ikbar menjawab tuduhan miring dari Ketua DPC PPP Kabupaten Mojokerto.

“Demi Allah saya bersumpah, bahwa para Ketua PAC PPP yang hadir dan mendukung Bai’atul Bendunganjati deklarasi mendukung dan memenangkan Ikbar itu asli masih aktif dan punya SK dari DPC PPP Kabupaten Mojokerto, “ pungkas Machradji.

Kalau ada yang mengatakan PAC PPP itu abal-abal alias palsu, kata Machradji.

"Tak pantas seorang Ketua DPC PPP Kabupaten Mojokerto berkata bohong seperti itu. Karena jelas-jelas melanggar prinsip perjuangan PPP yaitu amar ma’ruf nahi mungkar, kejujuran dan keadilan serta akhlaqul karimah,” tegas Machradji.

Lebih lanjut Machradji mengatakan, para Ketua PAC PPP yang masih aktif antara lain Ketua PAC PPP Pacet Gus Khotibul Umam, Bangsal Purnomo Sidiq, Trowulan Haris Setiawan, Mojoanyar Supriyanto, Mojosari M.Ridwan, Pungging M. Yunianto, Ngoro Towakit, Gondang Mulyadi, Jatirejo Sujiono, Puri H.Syaifuddin Malik, Trawas Khairul Anam dan Sooko M. Yusuf..

Meski diakui, SK asli atau fotocopy ditarik dan disimpan di DPC PPP.

“inilah Jahatnya Ketua DPC PPP Kabupaten Mojokerto. Jadi, mereka hanya diberitahu saja tidak memegang secara fisik SK tersebut. Ini berdasarkan pengakuan para Ketua PAC tersebut. Akibatnya, Ketua PAC yang lama gak tahu kalau sudah diganti dan menganggap dirinya masih sah sebagai Ketua PAC PPP, “ujar Machradji.

SK diterbitkan menjelang musyawarah cabang untuk memastikan saja mendapat suara terbanyak dalam proses pemilihan Ketua DPC PPP. Machradji juga mengungkapkan, mereka yang bukan orangnya diganti begitu saja kemudian menerbitkan SK baru tanpa adanya musyawarah sebagaimana diatur oleh AD dan ART PPP. (Jayak)
Malang
Ponorogo

 







Atas