RUNNING NEWS :
Loading...

Dandim 0815/Mojokerto Ajak Komponen Masyarakat Merawat Kebhinnekaan

Mojokerto, -  Pembinaan Komunikasi Sosial Cegah Tangkal Radikalisme / Separatisme bertujuan untuk mewujudkan ketahanan wilayah yang kuat dalam rangka tetap tegak dan utuhnya wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.  Terwujudnya ketahanan wilayah NKRI merupakan sesuatu yang absolut, yang harus dijaga, dirawat, dan dilestarikan, sehingga Republik yang kita cintai bersama ini tetap jaya sepanjang masa.  Demikian diungkapkan Dandim 0815/Mojokerto, Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, SH., saat membuka kegiatan Pembinaan Komsos Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme Triwulan II TA. 2020, di Aula Makodim 0815 Jalan Majapahit Nomor 1 Kota Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (18/06/2020).  Alumni Akmil Angkatan 2000 Kecabangan Infantri tersebut menegaskan, sasaran yang ingin dicapai dalam kegiatan ini, yakni terwujudnya kesadaran tentang arti pentingnya pemahaman terhadap bahaya Radikalisme/Separatisme bagi segenap komponen masyarakat yang berada di wilayah Kodim 0815/Mojokerto.  Masih lanjut pria yang pernah menjabat Danyon Raider Khusus 752/VCS Sorong Papua Barat ini, terbentuknya komponen masyarakat yang memiliki kepribadian dan jiwa kebhinnekaan guna mendukung ketahanan wilayah yang kuat dalam rangka tetap tegak dan utuhnya NKRI, juga menjadi sasaran dalam kegiatan ini.   Di hadapan sejumlah komponen masyarakat, Pamen dengan dua melati dipundak ini menegaskan, sasaran lain dari kegiatan ini, yaitu terwujudnya kerja sama antara TNI AD dengan segenap komponen masyarakat dalam rangka mempertahankan ideologi Pancasila melalui peningkatan pemahaman Wawasan Kebangsaan dan Keagamaan serta Kewirausahaan demi menjaga keutuhan NKRI.   “Forum ini sebagai sarana pembinaan wawasan kebangsaan untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan kecintaan terhadap NKRI guna mencegah radikalisme/separatisme,” tandas pria kelahiran Purbalingga Jawa Tengah.   “Selain pembinaan wawasan kebangsaan, harus dilakukan pembinaan wawasan keagamaan, dengan menanamkan nilai-nilai keagamaan yang bersifat terbuka dan toleran serta pembinaan kewirausahaan yang dapat memberikan nilai manfaat dan ekonomis, sehingga mampu mencegah masuknya paham radikalisme,” jelasnya dilanjutkan dengan paparan bertajuk “Nilai Nilai Pancasila Sebagai Pemersatu Bangsa Dalam Upaya Menangkal Radikalisme & Disintregasi Bangsa”.   Gelaran acara bertema “Merawat Kebhinnekaan Tangkal Radikalisme / Separatisme Dalam Bingkai NKRI” dihadiri Kasdim 0815/Mojokerto Mayor Inf MJ. Arifin, Para Perwira Staf Kodim 0815, Kepala Kelurahan se-Kota Mojokerto, Perwakilan Babinsa Jajaran Kodim 0815 wilayah Kota Mojokerto, Perwakilan Bhabinkamtibmas Jajaran Polres Mojokerto Kota, Perwakilan Mahasiswa/Mahasiswi Institut KH. Chalim (IKHAC) Pacet, Mojokerto. (Jayak)
Dandim 0815/Mojokerto Ajak Komponen Masyarakat Merawat Kebhinnekaan
Mojokerto, - Pembinaan Komunikasi Sosial Cegah Tangkal Radikalisme / Separatisme bertujuan untuk mewujudkan ketahanan wilayah yang kuat dalam rangka tetap tegak dan utuhnya wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Terwujudnya ketahanan wilayah NKRI merupakan sesuatu yang absolut, yang harus dijaga, dirawat, dan dilestarikan, sehingga Republik yang kita cintai bersama ini tetap jaya sepanjang masa.

Demikian diungkapkan Dandim 0815/Mojokerto, Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, SH., saat membuka kegiatan Pembinaan Komsos Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme Triwulan II TA. 2020, di Aula Makodim 0815 Jalan Majapahit Nomor 1 Kota Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (18/06/2020).

Alumni Akmil Angkatan 2000 Kecabangan Infantri tersebut menegaskan, sasaran yang ingin dicapai dalam kegiatan ini, yakni terwujudnya kesadaran tentang arti pentingnya pemahaman terhadap bahaya Radikalisme/Separatisme bagi segenap komponen masyarakat yang berada di wilayah Kodim 0815/Mojokerto.

Masih lanjut pria yang pernah menjabat Danyon Raider Khusus 752/VCS Sorong Papua Barat ini, terbentuknya komponen masyarakat yang memiliki kepribadian dan jiwa kebhinnekaan guna mendukung ketahanan wilayah yang kuat dalam rangka tetap tegak dan utuhnya NKRI, juga menjadi sasaran dalam kegiatan ini.

Di hadapan sejumlah komponen masyarakat, Pamen dengan dua melati dipundak ini menegaskan, sasaran lain dari kegiatan ini, yaitu terwujudnya kerja sama antara TNI AD dengan segenap komponen masyarakat dalam rangka mempertahankan ideologi Pancasila melalui peningkatan pemahaman Wawasan Kebangsaan dan Keagamaan serta Kewirausahaan demi menjaga keutuhan NKRI.

“Forum ini sebagai sarana pembinaan wawasan kebangsaan untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan kecintaan terhadap NKRI guna mencegah radikalisme/separatisme,” tandas pria kelahiran Purbalingga Jawa Tengah.

“Selain pembinaan wawasan kebangsaan, harus dilakukan pembinaan wawasan keagamaan, dengan menanamkan nilai-nilai keagamaan yang bersifat terbuka dan toleran serta pembinaan kewirausahaan yang dapat memberikan nilai manfaat dan ekonomis, sehingga mampu mencegah masuknya paham radikalisme,” jelasnya dilanjutkan dengan paparan bertajuk “Nilai Nilai Pancasila Sebagai Pemersatu Bangsa Dalam Upaya Menangkal Radikalisme & Disintregasi Bangsa”.

Gelaran acara bertema “Merawat Kebhinnekaan Tangkal Radikalisme / Separatisme Dalam Bingkai NKRI” dihadiri Kasdim 0815/Mojokerto Mayor Inf MJ. Arifin, Para Perwira Staf Kodim 0815, Kepala Kelurahan se-Kota Mojokerto, Perwakilan Babinsa Jajaran Kodim 0815 wilayah Kota Mojokerto, Perwakilan Bhabinkamtibmas Jajaran Polres Mojokerto Kota, Perwakilan Mahasiswa/Mahasiswi Institut KH. Chalim (IKHAC) Pacet, Mojokerto. (Jayak)
Malang
Ponorogo

 
Atas