RUNNING NEWS :
Loading...

Bertambah 9 Orang, Pasien Positif Covid-19 di Mojokerto Jadi 100 Orang

Mojokerto - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mojokerto kembali merilis data ter-update per 15 Juni 2020. Dengan adanya tambahan 9 pasien terkonfirmasi positif Covid-19, kini total pasien ada 100 orang.   Ardi Sepdianto menjelaskan, berdasarkan tambahan pasien, dua orang dari Kecamatan Puri, dua orang dari Kecamatan Bangsal, kemudian Kecamatan Mojoanyar, Jetis, Pungging, Ngoro dan Dlanggu masing-masing satu orang.   Pasien ke 92 yakni seorang laki-laki berinisial SS usia 36 tahun asal Desa Kutoporong, Kecamatan Bangsal. Pasien ini tercatat sebagai PDP sejak hasil rapid test pada 4 Juni adalah reaktif. "Gejalanya demam, batuk dan sesak nafas, uji swab dilakukan pada 5 Juni, hasilnya baru keluar hari ini bahwa pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini pasien masih menjalani perawatan," ujar Ardi, Senin (15/6).   Pasien ke 93 yakni seorang laki-laki berinisial YP usia 19 tahun asal Desa Penompo, Kecamatan Jetis. Pasien ini tercatat sebagai PDP sejak hasil rapid test pada 5 Juni adalah reaktif. "Gejalanya demam, batuk dan sesak nafas, uji swab dilakukan pada 5 Juni, hasilnya baru keluar hari ini bahwa pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini pasien masih menjalani perawatan," kata Ardi.   Pasien ke 94 yakni seorang laki-laki berinisial S usia 50 tahun asal Desa Tumapel, Kecamatan Dlanggu. Pasien ini tercatat sebagai PDP sejak hasil rapid test pada 8 Juni adalah reaktif. "Gejalanya demam, batuk dan sesak nafas, uji swab dilakukan pada 8 Juni, hasilnya baru keluar hari ini bahwa pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini pasien masih menjalani perawatan," tuturnya.   Pasien ke 95 yakni seorang perempuan berinisial DR usia 35 tahun asal Desa Kedung Uneng, Kecamatan Bangsal. Pasien ini tercatat sebagai OTG sejak hasil rapid test pada 8 Juni adalah reaktif. "Pasien ini masuk kategori tanpa gejala, uji swab dilakukan pada 8 Juni, hasilnya baru keluar hari ini bahwa pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini pasien menjalani isolasi mandiri," jelasnya.   Pasien ke 96 adalah seorang perempuan berinisial ES usia 31 tahun asal Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri. Pasien ini tercatat sebagai OTG sejak hasil rapid test pada 8 Juni adalah reaktif. "Pasien ini masuk kategori tanpa gejala, uji swab dilakukan pada 8 Juni, hasilnya baru keluar hari ini bahwa pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini pasien menjalani isolasi mandiri," tandasnya.   Pasien ke 97 yakni seorang perempuan berinisial M usia 55 tahun asal Desa Kebonagung, Kecamatan Puri. Pasien ini tercatat sebagai OTG sejak hasil rapid test pada 8 Juni adalah reaktif. "Pasien ini masuk kategori tanpa gejala, uji swab dilakukan pada 8 Juni, hasilnya baru keluar hari ini bahwa pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini pasien menjalani isolasi mandiri," tegasnya.   Pasien ke 98 yakni seorang anak perempuan berinisial NR usia 1 tahun asal Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar. Pasien ini tercatat sebagai OTG sejak hasil rapid test pada 8 Juni adalah reaktif. "Pasien ini masuk kategori tanpa gejala, uji swab dilakukan pada 8 Juni, hasilnya baru keluar hari ini bahwa pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini pasien menjalani isolasi mandiri," katanya.   Pasien ke 99 merupakan seorang perempuan berinisial NU usia 57 tahun asal Desa Kutogirang, Kecamatan Ngoro. Pasien ini tercatat sebagai OTG sejak hasil rapid test pada 8 Juni adalah reaktif. "Pasien ini masuk kategori tanpa gejala, uji swab dilakukan pada 8 Juni, hasilnya baru keluar hari ini bahwa pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini pasien menjalani isolasi mandiri," bebernya.   Pasien ke 100 yakni seorang perempuan berinisial SR usia 55 tahun asal Desa Tempuran, Kecamatan Pungging. Pasien ini tercatat sebagai OTG sejak hasil rapid test pada 8 Juni adalah reaktif. "Pasien ini masuk kategori tanpa gejala, uji swab dilakukan pada 8 Juni, hasilnya baru keluar hari ini bahwa pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini pasien menjalani isolasi mandiri," tambahnya.   Meskipun ada tambahan 9 orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19, per hari ini juga terdapat kabar baik, yakni empat pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dinyatakan sembuh. "Empat orang tersebut, adalah SW asal Mojoanyar, MA asal Jetis, S asal Kemlagi dan AT asal Pungging," pungkasnya.   Untuk diketahui, per 15 Juni 2020, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Mojokerto ada 100. Dengan rincian, 80 pasien masih dalam perawatan, 14 pasien telah dinyatakan sembuh dan 6 pasien meninggal dunia. (Jayak)
Bertambah 9 Orang, Pasien Positif Covid-19 di Mojokerto Jadi 100 Orang
Mojokerto - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mojokerto kembali merilis data ter-update per 15 Juni 2020. Dengan adanya tambahan 9 pasien terkonfirmasi positif Covid-19, kini total pasien ada 100 orang.

Ardi Sepdianto menjelaskan, berdasarkan tambahan pasien, dua orang dari Kecamatan Puri, dua orang dari Kecamatan Bangsal, kemudian Kecamatan Mojoanyar, Jetis, Pungging, Ngoro dan Dlanggu masing-masing satu orang.

Pasien ke 92 yakni seorang laki-laki berinisial SS usia 36 tahun asal Desa Kutoporong, Kecamatan Bangsal. Pasien ini tercatat sebagai PDP sejak hasil rapid test pada 4 Juni adalah reaktif. "Gejalanya demam, batuk dan sesak nafas, uji swab dilakukan pada 5 Juni, hasilnya baru keluar hari ini bahwa pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini pasien masih menjalani perawatan," ujar Ardi, Senin (15/6).

Pasien ke 93 yakni seorang laki-laki berinisial YP usia 19 tahun asal Desa Penompo, Kecamatan Jetis. Pasien ini tercatat sebagai PDP sejak hasil rapid test pada 5 Juni adalah reaktif. "Gejalanya demam, batuk dan sesak nafas, uji swab dilakukan pada 5 Juni, hasilnya baru keluar hari ini bahwa pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini pasien masih menjalani perawatan," kata Ardi.

Pasien ke 94 yakni seorang laki-laki berinisial S usia 50 tahun asal Desa Tumapel, Kecamatan Dlanggu. Pasien ini tercatat sebagai PDP sejak hasil rapid test pada 8 Juni adalah reaktif. "Gejalanya demam, batuk dan sesak nafas, uji swab dilakukan pada 8 Juni, hasilnya baru keluar hari ini bahwa pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini pasien masih menjalani perawatan," tuturnya.

Pasien ke 95 yakni seorang perempuan berinisial DR usia 35 tahun asal Desa Kedung Uneng, Kecamatan Bangsal. Pasien ini tercatat sebagai OTG sejak hasil rapid test pada 8 Juni adalah reaktif. "Pasien ini masuk kategori tanpa gejala, uji swab dilakukan pada 8 Juni, hasilnya baru keluar hari ini bahwa pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini pasien menjalani isolasi mandiri," jelasnya.

Pasien ke 96 adalah seorang perempuan berinisial ES usia 31 tahun asal Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri. Pasien ini tercatat sebagai OTG sejak hasil rapid test pada 8 Juni adalah reaktif. "Pasien ini masuk kategori tanpa gejala, uji swab dilakukan pada 8 Juni, hasilnya baru keluar hari ini bahwa pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini pasien menjalani isolasi mandiri," tandasnya.

Pasien ke 97 yakni seorang perempuan berinisial M usia 55 tahun asal Desa Kebonagung, Kecamatan Puri. Pasien ini tercatat sebagai OTG sejak hasil rapid test pada 8 Juni adalah reaktif. "Pasien ini masuk kategori tanpa gejala, uji swab dilakukan pada 8 Juni, hasilnya baru keluar hari ini bahwa pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini pasien menjalani isolasi mandiri," tegasnya.

Pasien ke 98 yakni seorang anak perempuan berinisial NR usia 1 tahun asal Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar. Pasien ini tercatat sebagai OTG sejak hasil rapid test pada 8 Juni adalah reaktif. "Pasien ini masuk kategori tanpa gejala, uji swab dilakukan pada 8 Juni, hasilnya baru keluar hari ini bahwa pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini pasien menjalani isolasi mandiri," katanya.

Pasien ke 99 merupakan seorang perempuan berinisial NU usia 57 tahun asal Desa Kutogirang, Kecamatan Ngoro. Pasien ini tercatat sebagai OTG sejak hasil rapid test pada 8 Juni adalah reaktif. "Pasien ini masuk kategori tanpa gejala, uji swab dilakukan pada 8 Juni, hasilnya baru keluar hari ini bahwa pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini pasien menjalani isolasi mandiri," bebernya.

Pasien ke 100 yakni seorang perempuan berinisial SR usia 55 tahun asal Desa Tempuran, Kecamatan Pungging. Pasien ini tercatat sebagai OTG sejak hasil rapid test pada 8 Juni adalah reaktif. "Pasien ini masuk kategori tanpa gejala, uji swab dilakukan pada 8 Juni, hasilnya baru keluar hari ini bahwa pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini pasien menjalani isolasi mandiri," tambahnya.

Meskipun ada tambahan 9 orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19, per hari ini juga terdapat kabar baik, yakni empat pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dinyatakan sembuh. "Empat orang tersebut, adalah SW asal Mojoanyar, MA asal Jetis, S asal Kemlagi dan AT asal Pungging," pungkasnya.

Untuk diketahui, per 15 Juni 2020, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Mojokerto ada 100. Dengan rincian, 80 pasien masih dalam perawatan, 14 pasien telah dinyatakan sembuh dan 6 pasien meninggal dunia. (Jayak)
Malang
Ponorogo

 
Atas