Suami ini Jual Istrinya 9 Kali Karena Tergiur Fantasi Film Dewasa

Tuban - majalahglobal.com : Bukannya melindungi saat virus corona Covid-19 mewabah, seorang suami asal Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, justru nekat menjual sang istri untuk melayani nafsu seksual lelaki lain di Tuban, Jawa Timur.  Pelaku adalah Ardian Elga Mardhini (28) warga Kabupaten Karanganyar yang sehari-hari bekerja sebagai sopir truk.  Ia menjual SS (23) istrinya melalui Twitter dengan alasan ekonomi dan fantasi seksual.  Saat penangkapan pada Jumat (20/3/2020), polisi mengamankan 4 orang di dalam kamar. Salah satunya adalah korban SS. Dua orang sedang tidur dan dua orang lainnya di dalam kamar mandi.  Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono mengtakan dari ketarangan Ardian, ia telah 9 kali menjual istrinya untul layanan threesome di beerapa kota. Dua kali transaksi dilakukan di Tuban.  Ardian mematok tarik antara Rp 1,5 juta hingga Rp 6 juta untuk sekali transaksi.  "Pelaku menjual istrinya melalui twitter, menurut pengakuannya tergiur fantasi film dewasa. Mereka kami tangkap di sebuah hotel di Tuban," kata Riruh, Jumat (20/3/2020).  Kepada polisi, Ardian mengaku sudah setahun menjual istrinya karena alasan ekonomi dan fantasi.  "Alasannya ekonomi, selain itu juga berfantasi karena sering nonton film biru. Pengakuannya bisa mengantongi Rp 4 juta setelah selesai menjual istrinya, itu bersih karena hotel sudah terbayar. Jualnya via twitter yang dioperasikan pelaku," ujar AKBP Ruruh Wicaksono.  Akibat perbutannya, pelaku dijerat UU ITE maupun pencabulan atau asusulila, pasal 296 KUHP dan pasal 506 KUHP, ancaman pidana enam tahun penjara. (Ilham)
Tuban - majalahglobal.com : Bukannya melindungi saat virus corona Covid-19 mewabah, seorang suami asal Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, justru nekat menjual sang istri untuk melayani nafsu seksual lelaki lain di Tuban, Jawa Timur.

Pelaku adalah Ardian Elga Mardhini (28) warga Kabupaten Karanganyar yang sehari-hari bekerja sebagai sopir truk.

Ia menjual SS (23) istrinya melalui Twitter dengan alasan ekonomi dan fantasi seksual.

Saat penangkapan pada Jumat (20/3/2020), polisi mengamankan 4 orang di dalam kamar. Salah satunya adalah korban SS. Dua orang sedang tidur dan dua orang lainnya di dalam kamar mandi.

Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono mengtakan dari ketarangan Ardian, ia telah 9 kali menjual istrinya untul layanan threesome di beerapa kota. Dua kali transaksi dilakukan di Tuban.

Ardian mematok tarik antara Rp 1,5 juta hingga Rp 6 juta untuk sekali transaksi.

"Pelaku menjual istrinya melalui twitter, menurut pengakuannya tergiur fantasi film dewasa. Mereka kami tangkap di sebuah hotel di Tuban," kata Riruh, Jumat (20/3/2020).

Kepada polisi, Ardian mengaku sudah setahun menjual istrinya karena alasan ekonomi dan fantasi.

"Alasannya ekonomi, selain itu juga berfantasi karena sering nonton film biru. Pengakuannya bisa mengantongi Rp 4 juta setelah selesai menjual istrinya, itu bersih karena hotel sudah terbayar. Jualnya via twitter yang dioperasikan pelaku," ujar AKBP Ruruh Wicaksono.

Akibat perbutannya, pelaku dijerat UU ITE maupun pencabulan atau asusulila, pasal 296 KUHP dan pasal 506 KUHP, ancaman pidana enam tahun penjara. (Ilham)
Malang
Ponorogo

 







Atas