RSUD Datu Sanggul Rantau Batasi Pembesuk

RANTAU,- Pusat layanan Rumah Sakit Datu Sanggul Rantau, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan sejak dua hari lalu telah membatasi pengunjung pasiennya yang tengah menjalani rawat inap. Hal ini dikarenakan Corona Virus Disease (Covid-19) sudah mengepidemi di Republik Indonesia.

Direktur RSUD.Datu Sanggul Rantau, dr.H.Milhan, Sp.OG (K),MM mengambil kebijakan meminimalkan kontak antara pasien dan pengunjung dengan tidak diperkenankan pasien nya yang tengah menjalani perawatannya untuk dibesuk. Selain itu setiap orang yang ingin masuk maupun keluar Rumah Sakit Datu Sanggul melalui pintu utama itu diharuskan mencuci tangan lebih dahulu dengan cara 6 langkah yang dianjurkan mereka. Juga anak usia dibawah umur 12 tahun tidak diperbolehkan dibawa ke ruang rawat inap rumah sakit ini.

"Ketentuan ini supaya mengurangi kemungkinan penyebaran virus Corona ini, dan pembatasan ini berlaku sejak Rabu, 18 Maret 2020 kemarin,"katanya.

Dikonfirmasi adakah sudah pasien Rumah Sakit Datu Sanggul Rantau yang suspect terjangkit wabah virus Corona ini. Dikatakan dokter Milhan,
"belum ada warga Tapin yang suspect terular virus Corona ini, "katanya.

Pihaknya sudah mengantisipasi jika memang ada pasien yang tertular virus Corona ini, pihak layanan medisnya telah melakukan simulasi khusus penanganan pasien suspect Corona virus ini di ruang isolasi dan dokter serta perawat medisnya pun menangani dengan kustom medis yang dirancang untuk membentengi diri sehingga disebut Alat Pelindung Diri (APD).

Reporter Nasrullah
Malang
Ponorogo

 







Atas