Pemkab Mojokerto Peringati Isra' Mi'raj 1441 H Tahun 2020

Pemkab Mojokerto Peringati Isra' Mi'raj 1441 H Tahun 2020
Mojokerto - majalahglobal.com : Bupati Mojokerto Pungkasiadi, menghadiri peringatan Isra' Mi'raj 1441 H tahun 2020 di Masjid Darus Salam Desa Gemekan Kecamatan Sooko, Minggu (1/3) pagi.

Pada sambutannya, Bupati Pungkasiadi mengucapkan terima kasih pada panitia masjid, yang telah ikut berpartisipasi untuk menyelesaikan progres pembangunan masjid Darus Salam.

Seperti diketahui bersama, Masjid Darus Salam awal mula dibangun pada 2007, namun di 2011 sempat berhenti karena beberapa kendala. Di tahun 2020, pembangunan akan tetap dilanjutkan dengan donatur para jamaah. Sebab aturan dana hibah,  tidak diperkenankan setiap tahun.

Selanjutnya untuk tahun 2021 nanti, Pemerintah Kabupaten Mojokerto tetap konsisten untuk melanjutkan pembangunan dan menganggarkan pada APBD.

“Masjid Darus Salam sempat berhenti pembangunannya karena beberapa kendala. Namun pada tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Mojokerto mengelar rapat bersama Takmir masjid dan Kyai untuk menyelesaikan Masjid Darus Salam. Tahun 2019 Masjid Darus Salam ini akhirnya dilanjutkan kembali pembangunannya dengan anggaran Rp 7,5 miliar. Sampai sekarang pengerjaannya sudah 60 %, sisanya akan dikerjakan kembali tahun ini dengan dana infaq dan shodaqoh dari masyarakat. Namun ke depan, pembangunan akan terus kita laksanakan (APBD),” kata Bupati.

Peringatan Isra' Mi'raj di Masjid Darus Salam Gemekan, dilanjutkan dengan mauidho kasanah oleh K.H. Khusaeni Ilyas dan K.H. Marzuki Mustakmar selaku ketua PWNU Jawa Timur. Hadir dalam kesempatan kali ini Forkopimda atau yang mewakili, Assisten, OPD, Camat se-Kabupaten Mojokerto dan Forkopimca se-Kecamatan Sooko.

Isra' Mi'raj sendiri merupakan dua bagian dari perjalanan suci Nabi Muhammad SAW dalam waktu satu malam saja. Kejadian ini merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam, karena pada peristiwa ini Nabi Muhammad SAW mendapat perintah untuk menunaikan salat lima waktu sehari semalam.

Peristiwa Isra' Mi'raj terbagi dalam dua peristiwa yang berbeda. Dalam Isra, Nabi Muhammad SAW “diberangkatkan” oleh Allah SWT dari Masjidil Haram di Makkah hingga Masjidil Aqsa di Palestina. Lalu dalam Mi’raj yakni Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke langit, sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi. Disini Beliau mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan salat lima waktu. (Jayak)
Malang
Ponorogo

 







Atas