Neng Ita Sidak Ruang Isolasi Virus Corona

Mojokerto - majalahglobal.com : Menurut pantauan www.majalahglobal.com, Wali Kota Mojokerto Hj.Ika Puspitasari, SE atau yang akrab disapa Neng Ita menggelar sidak ruangan isolasi virus corona di RSUD Dr.Wahidin Sudiro Husodo, Selasa (3/3/2020).
Wali Kota Mojokerto Hj.Ika Puspitasari, SE mengatakan jika ada 4 ruang isolasi virus corona di RSUD Dr.Wahidin Sudiro Husodo. Kemarin ada 5 pasien telah di nyatakan negatif setelah masa konservasi 14 hari.

"Jadi ruang isolasi tersebut ada sekat pemisah antra pasien dan penunggu pasien. Sirkulasi udara harus negatif, artinya AC dan Exhausernya arahnya keluar. Tadi pagi saya melihat video Prof.Dr.drh Chairul Anwar Nidom Guru Besar Unair yang menyebutkan bahwa virus yang berasal dari Wuhan Hubei China ini dapat ditanggulangi dengan tumbuhan curcumin yakni jahe, temulawak, sereh, kunyit dan sejenisnya," terang Neng Ita.

Sementara itu dr. Andi Wijayanto, Sp.P yang berdinas di RSUD. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto mengatakan jika memang gejala virus corona mirip infeksi saluran napas lainnya, bedanya lebih dominan ke deman di atas 38 derajat celsius, sesak nafas dan batuk. 

"Bisa terinfeksi virus corona itu jika pasien tersebut dalam waktu 2 sampai 14 hari berada di lingkungan 65 negara yang termasuk virus corona. Indonesia merupakan 1 dari 65 negara yang termasuk virus corona," kata Andi.

Lebih lanjut, dr. Andi Wijayanto, Sp.P juga mengatakan bahwa masa konservasi virus corona itu 14 hari dengan syarat dia datang dari luar negeri atau bertemu dengan orang luar negeri. Pendeteksiannya yakni dengan wawancara, pemeriksaan laboratorium darah lengkap, rontgen dan pemeriksaan darah khusus.

"Pemeriksaan darah khusus ini biasanya hanya ada di rumah sakit besar yang menjadi rujukan virus corona. Jika di rontgen terlihat flek putih maka positif terjangkit virus corona. Tertularnya virus corona itu bisa dari ludah yang menempel di benda. Bisa hilang virus corona itu jika benda tersebut di panaskan pada suhu 56 derajat dalam waktu 30 menit. Untuk pencegahan utamanya ya kita sering cuci tangan, menjaga kebersihan kita, kesehatan kita dan berdoa," urai Andi. (Jayak)
Malang
Ponorogo

 







Atas