Kodim 1010 Rantau Antisipasi Pencegahan Corona Covid-19

RANTAU,- Mengantisipasi penyebaran virus Corona Covid-19, jajaran TNI-Kodim1010 Rantau selaku lembaga hukum infrontalis terdepan siap dalam gugus tugas tim khusus pencegahan dan pengendalian percepatan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Tapin.  Komandan Kodim1010 Rantau, Let.Inf.Rio Neswan dalam keterangannya mengatakan bahwa sudah ditetapkan gugus tugas untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.    "Di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan belum ada ODP (Orang Dalam Pemantauan) maupun PDP (Pasien Dalam Pengawasan) yang terkena, dan ini untuk mengantisipasi. Karena wilayah-wilayah lain sudah melakukan khususnya yang susfect virus ini seperti di Jakarta, Solo, Magelang, Jawa Tengah, Jawa Timur, "katanya.  Diberitakan hari ini wilayah Banjarmasin Provinsi Kalsel sudah ada satu pegawai di lingkungan Pemko Banjarmasin yang menjalani Pengawasan (PDP) Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin meninggal dunia pada Rabu, 18 Maret 2020 sekitar pukul 00.15 wita malam tadi.  Lanjut dikatakan Dandim 1010 Rantau, "Kita akan melihat perkembangan dua tiga hari ini perkembangan Virus Corona ini. Mudah-mudahan itu landai saja sehingga penetapan status-status yang lain ini menjadi hal yang tidak perlu kita lakukan. Sebaliknya kalau memang terjadi perkembangan, Bupati juga akan segera menyesuaikan dengan hal-hal tersebut.Misalnya, melakukan imbauan untuk kegiatan di rumah atau meliburkan sekolah itu yang akan dilakukan atas perkembangan situasi yang terjadi,"katanya.  "Namun yang jelas sudah dibentuk gugus tugas yang bakal bertugas minimal menyiapkan alat perlengkapan seperti masker dan hand sanitizer yang saat ini masih terbatas, serta alat-alat kesehatan bagi perawat dan dokter untuk menangani virus Corona ini,"katanya.  "Dengan alat-alat itu, artinya  kita siap. Juga kalau alat-alat itu masuk ke wilayah kita, kami  juga menyampaikan agar diberi cadangan, tambahan dan lain-lain untuk mengantisipasi hal yang lebih buruk. Karena nanti bisa saja alat-alat itu dipakai TNI-POLRI dalam rangka pengamanan,"katanya.  Untuk jajaran TNI-Kodim 1010 Rantau sendiri dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus Corona ini pihaknya sudah menginstruksikan kepada seluruh staf anggotanya untuk selalu berperilaku pola hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungannya masing-masing.  Dikatakan Dandim 1010 Rantau, "Pertama, kita menyiapkan hand sanitizer di kantor-kantor. Kedua, kita sudah tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang besar. Ketiga, Kita Juga sudah mengimbau kepada anggota-anggota TNI jika ada yang sakit agar tidak paksakan diri masuk kerja dan lebih memilih istirahat saja di rumah. Dan juga mengimbau para anggota TNI agar berperilaku hidup bersih dan sehat di rumah dan lingkungannya masing-masing,"pungkasnya. (Nasrullah)
RANTAU,- Mengantisipasi penyebaran virus Corona Covid-19, jajaran TNI-Kodim1010 Rantau selaku lembaga hukum infrontalis terdepan siap dalam gugus tugas tim khusus pencegahan dan pengendalian percepatan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Tapin.

Komandan Kodim1010 Rantau, Let.Inf.Rio Neswan dalam keterangannya mengatakan bahwa sudah ditetapkan gugus tugas untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

 "Di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan belum ada ODP (Orang Dalam Pemantauan) maupun PDP (Pasien Dalam Pengawasan) yang terkena, dan ini untuk mengantisipasi. Karena wilayah-wilayah lain sudah melakukan khususnya yang susfect virus ini seperti di Jakarta, Solo, Magelang, Jawa Tengah, Jawa Timur, "katanya.

Diberitakan hari ini wilayah Banjarmasin Provinsi Kalsel sudah ada satu pegawai di lingkungan Pemko Banjarmasin yang menjalani Pengawasan (PDP) Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin meninggal dunia pada Rabu, 18 Maret 2020 sekitar pukul 00.15 wita malam tadi.

Lanjut dikatakan Dandim 1010 Rantau, "Kita akan melihat perkembangan dua tiga hari ini perkembangan Virus Corona ini. Mudah-mudahan itu landai saja sehingga penetapan status-status yang lain ini menjadi hal yang tidak perlu kita lakukan. Sebaliknya kalau memang terjadi perkembangan, Bupati juga akan segera menyesuaikan dengan hal-hal tersebut.Misalnya, melakukan imbauan untuk kegiatan di rumah atau meliburkan sekolah itu yang akan dilakukan atas perkembangan situasi yang terjadi,"katanya.

"Namun yang jelas sudah dibentuk gugus tugas yang bakal bertugas minimal menyiapkan alat perlengkapan seperti masker dan hand sanitizer yang saat ini masih terbatas, serta alat-alat kesehatan bagi perawat dan dokter untuk menangani virus Corona ini,"katanya.

"Dengan alat-alat itu, artinya kita siap. Juga kalau alat-alat itu masuk ke wilayah kita, kami juga menyampaikan agar diberi cadangan, tambahan dan lain-lain untuk mengantisipasi hal yang lebih buruk. Karena nanti bisa saja alat-alat itu dipakai TNI-POLRI dalam rangka pengamanan,"katanya.

Untuk jajaran TNI-Kodim 1010 Rantau sendiri dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus Corona ini pihaknya sudah menginstruksikan kepada seluruh staf anggotanya untuk selalu berperilaku pola hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungannya masing-masing.

Dikatakan Dandim 1010 Rantau, "Pertama, kita menyiapkan hand sanitizer di kantor-kantor. Kedua, kita sudah tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang besar. Ketiga, Kita Juga sudah mengimbau kepada anggota-anggota TNI jika ada yang sakit agar tidak paksakan diri masuk kerja dan lebih memilih istirahat saja di rumah. Dan juga mengimbau para anggota TNI agar berperilaku hidup bersih dan sehat di rumah dan lingkungannya masing-masing,"pungkasnya. (Nasrullah)
Malang
Ponorogo

 







Atas