KH.Asep: Ponpes Amanatul Ummah Tidak Takut Virus Corona

Mojokerto - majalahglobal.com : Institut KH.Abdul Chalim menggelar Tahlil dan Pengajian Akbar PC Muslimat NU Kabupaten Mojokerto, Minggu (15/3/2020) dengan Narasumber Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah KH. Prof. Dr Asep Saifuddin Chalim, MA, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Ustad Yusuf Mansur yang dihadiri lebih dari 5000 Muslimat Nahdlatul Ulama.  Dalam ceramahnya, Ustad Yusuf Mansur mengatakan jika Allah itu maha kaya. Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah. Selama kita yakin dengan dibarengi ikhtiar maka bakal terwujud keinginan kita.  "Pulang dari pengajian nanti, coba ke tempat impiannya. Kalau pengen emas coba ke toko emas. Tunjuk emas yang di inginkan sembari berdoa ya Allah murahkanlah gelang emas ini untukku. Lalu lihat keajaiban doa dan ikhtiar anda," tuturnya.  Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang diwakili oleh Redo mengucapkam permohonan maaf karna belum bisa datang di acara kali ini karena ada rapat terkait sikap pemprov jatim dalam menghadapi virus corona.  "Rapat virus corona hari ini adalah rapat yang mendadak. Karena sudah menjadi kebutuhan untuk Jawa Timur makanya Bu Khofifah sesegera mungkin menggelar rapat hari ini agar bisa segera menentukan sikap atas meninggalnya 4 orang Indonesia yang meninggal karena virus corona dari total 64 orang indonesia yang positif Corona," katanya.  Sebelum acara ditutup, Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah KH. Prof. Dr Asep Saifuddin Chalim, MA mengunkapkan Bahwa Ponpes Amanatul Ummah tidak takut dengan virus corona.  "Jangankan santri Ponpes Amanatul Ummah, Virus Corona sampai lingkungan Ponpes sudah tidak berani. Karema kita punya doa, punya dzikir untuk mengusir virus corona," jelasnya.  Disinggung terkait Rekom Pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto Ikhfina-Barra (IKBAR), KH.Asep mengucapkan kekecewaannya terhadap DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Mojokerto.  "Saya ini sesepuhnya PPP, ini saya melihat ada indikasi PPP memberikan rekom ke Pak Yoko. Saya sendiri malu jika sampai PPP menghianati Konvensinya sendiri. Konvensi itu bayar loh, 25 Juta per orang. Dan hasilnya IKBAR yang menang dengan suara 14 PAC PPP sedangkan Pak Yoko hanya dapat suara PAC PPP. Yang jelas saya akan ke Jakarta untuk bertemu Ketum PPP untuk membicarakan permasalahan ini. Jika PPP komitmen dengan kita maka kami punya 22 Kursi. Dengan rincian rekom dari Partai Nasdem, Hanura, PPP, Gerindra, PKS dan Demokrat. Kami disini kalkulasinya untuk pengabdian pada negara ya bukan untuk yang lain," ucapnya. (Jayak)
Mojokerto - majalahglobal.com : Institut KH.Abdul Chalim menggelar Tahlil dan Pengajian Akbar PC Muslimat NU Kabupaten Mojokerto, Minggu (15/3/2020) dengan Narasumber Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah KH. Prof. Dr Asep Saifuddin Chalim, MA, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Ustad Yusuf Mansur yang dihadiri lebih dari 5000 Muslimat Nahdlatul Ulama.

Dalam ceramahnya, Ustad Yusuf Mansur mengatakan jika Allah itu maha kaya. Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah. Selama kita yakin dengan dibarengi ikhtiar maka bakal terwujud keinginan kita.

"Pulang dari pengajian nanti, coba ke tempat impiannya. Kalau pengen emas coba ke toko emas. Tunjuk emas yang di inginkan sembari berdoa ya Allah murahkanlah gelang emas ini untukku. Lalu lihat keajaiban doa dan ikhtiar anda," tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang diwakili oleh Redo mengucapkam permohonan maaf karna belum bisa datang di acara kali ini karena ada rapat terkait sikap pemprov jatim dalam menghadapi virus corona.

"Rapat virus corona hari ini adalah rapat yang mendadak. Karena sudah menjadi kebutuhan untuk Jawa Timur makanya Bu Khofifah sesegera mungkin menggelar rapat hari ini agar bisa segera menentukan sikap atas meninggalnya 4 orang Indonesia yang meninggal karena virus corona dari total 64 orang indonesia yang positif Corona," katanya.

Sebelum acara ditutup, Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah KH. Prof. Dr Asep Saifuddin Chalim, MA mengunkapkan Bahwa Ponpes Amanatul Ummah tidak takut dengan virus corona.

"Jangankan santri Ponpes Amanatul Ummah terkena Virus Corona, sampai lingkungan Ponpes saja virus corona sudah tidak berani. Karena kita punya doa, punya dzikir untuk mengusir virus corona," jelasnya.

Disinggung terkait Rekom Pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto Ikhfina-Barra (IKBAR), KH.Asep mengucapkan kekecewaannya terhadap DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Mojokerto.

"Saya ini sesepuhnya PPP, ini saya melihat ada indikasi PPP memberikan rekom ke Pak Yoko. Saya sendiri malu jika sampai PPP menghianati Konvensinya sendiri. Konvensi itu bayar loh, 25 Juta per orang. Dan hasilnya IKBAR yang menang dengan suara 14 PAC PPP sedangkan Pak Yoko hanya dapat suara PAC PPP. Yang jelas saya akan ke Jakarta untuk bertemu Ketum PPP untuk membicarakan permasalahan ini. Jika PPP komitmen dengan kita maka kami punya 22 Kursi. Dengan rincian rekom dari Partai Nasdem, Hanura, PPP, Gerindra, PKS dan Demokrat. Kami disini kalkulasinya untuk pengabdian pada negara ya bukan untuk yang lain," ucapnya. (Jayak)
Malang
Ponorogo

 







Atas