Cegah Covid-19 Kodim 0815/Mojokerto Kerahkan Personel Koramil Jajaran Semprotkan Disinfektan

Mojokerto, - Upaya Pemerintah Pusat dalam menangani wabah virus corona dalam skala nasional langsung direspon pemerintah daerah tidak terkecuali di wilayah Mojokerto.  Di Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto, percepatan penanganan Covid-19 dilakukan dengan menggandeng TNI-Polri dan instansi terkait lainnya, salah satunya dengan membentuk Satuan Gugus Tugas.  Terbentuknya Satuan Gugus Tugas percepatan Penanganan Covid-19, langsung disikapi serius oleh Kodim 0815/Mojokerto sampai dengan Tingkat Koramil dan Babinsa, melalui upaya pencegahan salah satunya penyemprotan disinfektan.  Pantauan di lapangan, penyemprotan disinfektan ini berlangsung serentak mulai awal pekan ini dan hingga akhir pekan ini masih berlangsung, menyasar perkantoran milik Pemerintah, Pangkalan TNI/Polri, sarana ibadah dan rumah warga.  Sejumlah petugas dari UPT Puskesmas, TNI - Polri, Tiga Pilar, Relawan PMI, Tagana secara bersama-sama melakukan penyemprotan disinfektan sebagai salah satu upaya pencegahan.  Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, SH., saat ditemui di Posko Percepatan Penanganan Covid-19 di Dinkes Kabupaten Mojokerto, Ahad (22/03/2020), mengungkapkan, pihaknya sudah menginstruksikan jajaran Koramil untuk bersinergi dengan UPT Puskesmas, Kecamatan dan Polsek serta Potensi Relawan, untuk bersama-sama memerangi Covid-19.  "Tindakan preemtif dapat dilakukan melalui perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan upaya preventif salah satunya dengan penyemprotan disinfektan," ungkapnya.   Mantan Danyon Raider Khusus 752/VCS Sorong Papua Barat juga menegaskan, penyemprotan disinfektan diinternal sudah dimulai dari Makodim 0815 dan Koramil jajaran. Sedangkan untuk di ruang publik dilakukan bersama Satuan Gugus Tugas yang sudah terbentuk, dengan perkuatan dari personel TNI bersama Polri dan OPD terkait.  "Kegiatan serupa juga berlaku sampai tingkat Babinsa, untuk bekerjasama dengan Tiga Pikar Desa bersama Mantri atau Bidan Desa. Hal ini harus dilakukan secara Massif," pungkas pria kelahiran Purbalingga Jawa Tengah. (Jayak)
Mojokerto, - Upaya Pemerintah Pusat dalam menangani wabah virus corona dalam skala nasional langsung direspon pemerintah daerah tidak terkecuali di wilayah Mojokerto.

Di Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto, percepatan penanganan Covid-19 dilakukan dengan menggandeng TNI-Polri dan instansi terkait lainnya, salah satunya dengan membentuk Satuan Gugus Tugas.

Terbentuknya Satuan Gugus Tugas percepatan Penanganan Covid-19, langsung disikapi serius oleh Kodim 0815/Mojokerto sampai dengan Tingkat Koramil dan Babinsa, melalui upaya pencegahan salah satunya penyemprotan disinfektan.

Pantauan di lapangan, penyemprotan disinfektan ini berlangsung serentak mulai awal pekan ini dan hingga akhir pekan ini masih berlangsung, menyasar perkantoran milik Pemerintah, Pangkalan TNI/Polri, sarana ibadah dan rumah warga.

Sejumlah petugas dari UPT Puskesmas, TNI - Polri, Tiga Pilar, Relawan PMI, Tagana secara bersama-sama melakukan
penyemprotan disinfektan sebagai salah satu upaya pencegahan.

Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, SH., saat ditemui di Posko Percepatan Penanganan Covid-19 di Dinkes Kabupaten Mojokerto, Ahad (22/03/2020), mengungkapkan, pihaknya sudah menginstruksikan jajaran Koramil untuk bersinergi dengan UPT Puskesmas, Kecamatan dan Polsek serta Potensi Relawan, untuk bersama-sama memerangi Covid-19.

"Tindakan preemtif dapat dilakukan melalui perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan upaya preventif salah satunya dengan penyemprotan disinfektan," ungkapnya.

Mantan Danyon Raider Khusus 752/VCS Sorong Papua Barat juga menegaskan, penyemprotan disinfektan diinternal sudah dimulai dari Makodim 0815 dan Koramil jajaran. Sedangkan untuk di ruang publik dilakukan bersama Satuan Gugus Tugas yang sudah terbentuk, dengan perkuatan dari personel TNI bersama Polri dan OPD terkait.

"Kegiatan serupa juga berlaku sampai tingkat Babinsa, untuk bekerjasama dengan Tiga Pikar Desa bersama Mantri atau Bidan Desa. Hal ini harus dilakukan secara Massif," pungkas pria kelahiran Purbalingga Jawa Tengah. (Jayak)
Malang
Ponorogo

 







Atas