Jalan Rusak, Puluhan Preman ini Rutin Palak Sopir Truk & Bus

Jalan Rusak, Puluhan Preman ini Rutin Palak Sopir Truk & Bus
Sumsel - majalahglobal.com :  Pengguna Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) mengeluhkan pemalakan yang dilakukan preman setempat. Mereka memalak sopir truk, bus, dan lainnya di Jembatan desa sungai pinang ke arah pasar Indralaya.

Saat pengendara melintas, puluhan preman sudah berkumpul dan meminta uang. Hal itu membuat pengemudi resah dan takut. Sopir menduga, jalan rusak menjadi pemicu aksi preman untuk menindas sopir. Celakanya, ruas jalan yang sempit di Jalinsum, tak kunjung dibenahi pemerintah setempat. Sehingga kemacetan yang terjadi khusunya pada sore sampai malam hari, membuat aksi para pemalak semakin meraja lela

Sejumlah sopir mengungkapkan, preman melakukan pungli dengan tagihan yang bervariasi. Setiap pengendara dimintai uang sekira Rp10 ribu. Hingga tidak segan mengambil sendiri di dasbor mobil

Padahal, jalan negara itu dikhususkan untuk lalu-lintas kendaraan masyarakat umum yang selalu padat. “Sebetulnya kami keberatan membayar pungutan itu. Namun terpaksa harus memberikannya. Daripada dirampok lebih baik begitu,” kata seorang sopir truk, Maryono. (21/02/2002)

Keluhan serupa disampaikan Wayan (38). Ia kerap mengendarai truk dari Jakarta menuju Palembang melewati Kabupaten Ogan Komering Ilir menuju Palembang. Menurut dia, begitu sampai pada, desa sungai pinang ada puluhan orang menyetop kendaraannya dan pura-pura menjual durian serta mengatur lalu-lintas

Mereka kemudian minta bayaran. Bila dibayar dengan uang recehan, mereka marah-marah serta mengancam pengguna kendaraan yang melewati jembatan itu.

“Kami mengharapkan kepada aparat keamanan, Khususnya Polda Sumatra Selatan serta polres kabupaten Ogan Komering ilir,polres Ogan Ilir untuk segera menindak tegas pungli di sekitar jalan lintas Sumatera. Agar pengguna jalan khususnya pengemudi truk terhindar dari ancaman menjadi korban tindak kriminal,” ucapnya.(Tri Sutrisno)
Malang
Ponorogo

 







Atas