Dukun ini Tega Bunuh Pasiennya & Buang Mayatnya Ke Jurang

Tasikmalaya - majalahglobal.com : Maksud hati sebelum berangkat ingin mencari kekayaan agar terbebas dari utang, Yahya Ali Wafa (48), Warga Tangerang, malah tewas mengenaskan di tangan dukun yang ia datangi, Asep Rizky (36). Yahya dibunuh, lalu mayatnya dibuang di jurang kawasan Taraju, Tasikmalaya.

Yahya diajak suami-istri Janar (50) dan Ade Komala (27) bertemu dengan Dukun Asep. Dari Tangerang, mereka menuju Pameungpeuk, Garut. Korban memiliki banyak utang hingga menempuh cara instan yaitu dengan mendatangi dukun.

Korban Yahya diajak menuju Pantai Selatan Sayang Heulang, Garut, untuk ritual mencari kekayaan. Selain membaca mantra di tepi pantai, ritual dilakukan di bawah batu karang. Sebelum ritual, Yahya menyerahkan uang Rp 2,8 juta sebagai mahar ritual.

Saat ritual, korban melihat Asep memiliki tato, sehingga timbul keraguan dalam hatinya.

"Motifnya si pelaku Asep Rizky ini kesal disebut dukun palsu oleh korban karena dia bertato. Selama ini korban belum pernah mendatangi dukun bertato. Pelaku kesal hingga memutuskan menghabisi nyawa korban," jelas AKBP Dony Eka Putra, Kapolres Tasikmalaya, Kamis (6/2/2020).

Korban dihabisi di kawasan Pantai Sayang Heulang, Garut, Minggu (26/1/2020).

"Korban diberi racun ikan hingga akhirnya tak sadarkan diri. Korban dipukuli pelaku dan mayatnya dibuang di Taraju oleh empat pelaku lainnya," ujar Doni.

Dari empat pelaku itu, dua adalah Janar dan Ade Komala, pasutri yang datang bersama korban. Belum diketahui peran keduanya di kasus ini selain membantu membuang mayat korban. Dua pelaku lainnya adalah Asep Permana (56), warga Salawu, Tasikmalaya, dan Hapid (40), warga Mangunreja.

Polisi sudah menangkap kelima pelaku. Akibat perbuatan mereka, pelaku terancam pidana seumur hidup karena melakukan pembunuhan berencana. (Indigo)
Malang
Ponorogo

 







Atas