Peringati HKN ke 55, Pemkab Mojokerto Targetkan Bebas ODF, Eliminasi TB, dan Tingkatkan IDL

Mojokerto - Ada tiga komitmen kesehatan masyarakat, yang segera diwujudkan Kabupaten Mojokerto. Yakni bebas buang air besar sembarangan/Open Defecation Free (ODF), eliminasi tuberkulosis (TB), dan peningkatan cakupan imunisasi dasar lengkap (IDL) sebagai salah satu syarat masuk sekolah.

Tiga komitmen ini disampaikan Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, pada puncak acara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 Kabupaten Mojokerto tahun 2019, Selasa (26/11) pagi di halaman kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto.

“Kabupaten Mojokerto harus ODF di tahun 2020, mampu mengeliminasi TB di tahun 2025, dan meningkatkan cakupan IDL dengan memberi sertifikat pada balita yang sudah lengkap imunisasinya. Sertifikat tersebut akan jadi salah satu syarat anak masuk sekolah,” kata wabup.

Demi meningkatkan derajat kesehatan, wabup juga mengingatkan pentingnya membiasakan diri hidup dengan pola lebih sehat. Upaya yang bisa dilakukan, bisa melalui perbaikan pola makan, olahraga, dan asupan multivitamin.

“Kita bisa memulai hidup sehat dengan makan buah dan sayur, serta aktif berolahraga. Untuk kesehatan genarasi anak-anak kita, melalui imunisasi dan memberi tablet penambah darah untuk remaja siswa-siswi kita,” tambah wabup yang hadir didampingi Wakil Ketua TP PKK Yayuk Pungkasiadi.

HKN 2019 yang mengusung tema “Generasi Sehat untuk Indonesia Unggul”, menjadi pengingat publik bahwa derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya akan terwujud dengan peran serta semua komponen bangsa, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, maupun swasta.  Untuk mewujudkannya maka digalakkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), tanpa mengabaikan kuratif-rehabilitatif.

Selain itu wabup juga berpesan untuk terus memberikan inovasi-inovasi baru dalam bidang kesehatan tanpa meninggalkan inovasi-inovasi lama yang sudah berjalan selama ini. Mengingat pada tahun ini 2019, Kabupaten Mojokerto telah mencapai beberapa prestasi membanggakan di bidang kesehatan. Seperti Kabupaten Sehat kategori Swastisaba Wiwerda, serta masuknya Puskesmas Ngoro dalam 20 besar Kelompok Budaya Kerja Tingkat Provinsi Jawa Timur.

Pada HKN 2019 ini, juga diserahkan piagam penghargaan ODF kepada Desa Sarirejo Kecamatan  Mojosari, dan Desa Lengkong Mojoanyar, serta beberapa lomba-lomba menarik. Antara lain lomba vlog, bulu tangkis, voli, futsal, lomba senam GERMAS, dan lomba karya tulis ilmiah tingkat SMP dan SMA. (Jayak)
Malang
Ponorogo

 







Atas