RUNNING NEWS :
Loading...

Ciptakan kesejahteraan petani program serasi desa Upang makmur berjalan baik






Banyuasin_Majalahglobal.com:Desa Upang makmur kecamatan makarti jaya merupakan salah satu dari sekian banyak desa penerima program kementerian pertanian selamatkan rawa sejahterakan petani(Serasi).Patut di banggakan desa dengan luas 471 ha,telah mampu melaksanakan program serasi dengan baik.

Hal tersebut karena adanya kerjasama antara pemerintah desa dan Gapoktan,UPKK serta keterlibatan langsung petani dan kelompok tani dalam swakelola program serasi.

Melalui sambungan telepon seluler kepala desa Upang makmur,"Dedi Sugianto.S,ip.(28/11/2019).mengatakan salah satu faktor berjalannya program serasi di desa Upang makmur berkat keterlibatan semua unsur masyarakat baik petani maupun kelompok tani,sehingga seluruh pembangunan maupun rehab sarana tersier di lakukan secara swakelola serta transfaran,baik dari anggaran maupun pekerjaan nya. harapan ke depan setelah program ini selesai.Petani dapat merawat serta memelihara bangunan yang telah di buat.Sehingga akan awet dan dapat bertahan lama,"ucapnya.

Pada saat bersamaan sekertaris UPKK,"Samsul Bahri.menuturkan pihaknya telah selesai melaksanakan aktivitas kontruksi mulai dari rehab saluran tersier maupun rehab beberapa saluran konektivitas serta pembuatan gorong_gorong.Selain itu bersama tim UPKK yang di ketuai oleh Irawan serta Andriani selaku bendahara telah selesai membagikan bantuan benih yang di terima langsung oleh 9 kelompok tani

,''Bersama masyarakat desa Upang makmur dirinya mengucapkan terima kasih kepada kementerian pertanian serta pemerintah kabupaten Banyuasin yang telah membantu masyarakat lewat program serasi.Terlebih dengan adanya modernisasi alat pertanian berupa pemakaian traktor roda dua(2),pompa air sebagai antisipasi kemarau,hand sprayer,penggunaan Combine harvester petani dapat menghemat waktu serta biaya dalam penggarapan lahan tanaman padi.dan pembagian benih berlabel. dapat meningkatkan kesejahteraan serta produktivitas,serta manfaat lainnya petani dapat mengolah lahannya kembali setelah masa panen selesai.Sampai 3 kali dalam setahun,"ucapnya.(Tri Sutrisno)
Malang
Ponorogo

 
Atas