Pemkot Bakal Bangun Ikon Di Empat Penjuru Pintu Masuk Kota Mojokerto

Mojokerto - majalahglobal.com : Bagian Humas & Protokol Pemerintah Kota Mojokerto menggelar jumpa pers rutin 3 bulanan bersama rekan media, Jumat (11/10/2019) di Pendopo Kota Mojokerto.

Dalam sesi tanya jawab, Kariyadi, Wartawan Harian Bhirawa mengatakan jika kecewa dengan acara hari ini.

"Sejak 2001 saya menjadi wartawan acara jumpa pers kali ini adalah acara yang paling tidak siap. Karna kurangnya komunikasi dari Kabag Humas sehingga kami semua tidak bisa memberi sumbangsih tema apa yang bakal kita diskusikan pada jumpa pers hari ini dan harusnya humas terbuka jika ada kendala keterlambatan pencairan uang triwulan wartawan," cetusnya.

Menanggapi hal tersebut, Hatta Amrullah, Kabag Humas dan Protokol Pemerintah Kota Mojokerto mengucap syukur Alhamdulilah hari ini bisa silaturahmi rutin 3 bulanan.

"Mohon maaf atas ketidaknyaman teman-teman. Meskipun acaranya sangat-sangat sederhana semoga teman-teman berkenan dan memaklumi. Mungkin saya perlu banyak belajar, yang dulunya kita di hotel, sekarang di pendopo. Untuk saat ini memang di efesiensi karna adanya PAK kemarin. Mungkin di bulan Desember kita lakukan evaluasi, kita akan bertatap muka di tempat yang lebih layak," harapnya.

Sesi tanya jawab yang kedua hadir dari Achmad Mardianto, Wartawan majalahdetektif.com. Ia menyampaikan harapannya agar pemkot Mojokerto membangun pintu gerbang pintu masuk Kota Mojokerto.

"Saya berharap pemkot mojokerto membuat gerbang selamat datang di 4 penjuru pintu masuk. Tonjolkan sosok gajahmada dan kerajaan Mojopahit," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan jika sebenarnya sayapun kaget kalau hari ini ada jadwal jumpa pers karna jadwalnya tidak tercatat di jadwal walikota.

"Sebenarnya saya jam setengah 4 ada acara di Trawas namun karena ada acara jumpa pers, makanya saya prioritaskan. Untuk rumusan kerjasama media di tahun 2020 akan kita diskusikan sebelum akhir tahun 2019, kita akan duduk bersama agar kita saling menguntungkan," pungkasnya.

Lebih lanjut, Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari juga mengatakan
terkait penataan kota kedepan seperti infrastruktur kita ketinggalan jauh dengan kabupaten, hal itu yang jadi prioritas kita karna Kota Mojokerto kan jantungnya Mojopahit.

"Selain infrastruktur, sektor pariwisata juga akan kita prioritaskan. Sisi selatan pasar Kranggan jadi ikon Kota Mojokerto. Sisi barat bakal ada fly over di perempatan Kenanten. Sisi timur bakal ada patung Empunala di perempatan empunala dan Sisi utara ada jembatan gajahmada. Sebagai informasi untuk rekan-rekan, kejadian OTT KPK 2 tahun yang lalu menyisakan trauma untuk para ASN. Karna saya ingin para ASN berhenti merasa takut dalam menjalankan program. Saya selalu memberikan perintah untuk ASN terkait berkonsultasi ke kementerian terkait jika merasa ragu dalam menjalankan program dan harus tertulis hasil konsultasi tersebut sebagai dasar ia menjalankan program," jelasnya. (Jayak)
Malang
Ponorogo

 







Atas