Ning Ita: Keguyuban dan Kerukunan adalah Kunci Pembangunan

Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto pada hari Jumat (13/9) malam menggelar  silaturahmi dengan para stakeholder di Kota Mojokerto di Pendopo Graha Praja Wijaya. Acara silaturahmi dihadiri Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, Wakil Wali Kota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria beserta Ketua TP PKK Kota Mojokerto, jajaran Forkopimda Kota Mojokerto, anggota DPRD terpilih masa jabatan 2019-2024 serta Sekretaris Daerah Kota Mojokerto dan segenap kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto.

 

Politisi partai PDIP Sunarto yang terpilih sebagai ketua definitif DPRD Kota Mojokerto dalam sambutannya berharap, seluruh warga Kota bisa hidup rukun dan dapat menyelesaikan semua permasalahan dengan cara yang baik. “Harapannya Kota Mojokerto bisa guyub rukun dan tidak saling menyalahkan,” kata Sunarto.


Itok sapaan akrab Sunarto menambahkan kelak jika terjadi permasalahan dapat diselesaikan dengan cara yang baik tanpa adu domba dan senantiasa menciptakan suasana yang kondusif di Kota Mojokerto.


Senada dengan yang disampaikan oleh Ketua DPRD terpilih, Wali kota Ning Ita menyampaikan acara silatuhmi adalah sebagai langkah yang baik bagi anggota DPRD Kota Mojokerto mengawali pengabdian untuk Kota Mojokerto serta  menjadi contoh keguyuban dan kerukunan diantara para elit pimpinan di Kota Mojokerto. “Mengawali masa pengabdian rekan-rekan DPRD yang baru awal yang baik ini perlu kita sukuri bersama karena kunci kesuksesan pembangunan adalah kebersamaan dan keguyuban khususnya diantara para elit pimpinan," kata Ning Ita.


Ning Ita juga berharap suasana yang penuh keakraban dan kebersamaan bisa terus terjalin untuk bersama-sama membangun Kota Mojokerto.


Lebih lanjut Ning Ita menyampaikan bahwa pemerintahan tidak hanya ditangan eksekutif saja atau legislatif saja, tetapi keduanya wajib bersinergi untuk bersama-bersama membangun Kota Mojokerto, menjalankan pemerintahan bersama. “Kedepan saya berharap kepada rekan-rekan legislatif kita harus saling menguatkan satu sama lain, jika ada kekurangan kami, legislatif bisa menyempurnakan apa yang menjadi kekurangan itu.” kata Ning Ita.


Dalam kesempatan ini, Ning Ita juga menyampaikan bahwa KONI adalah bagian dari masyarakat  yang mampu berfungsi sebagai salah satu sarana untuk menyalurkan energi para generasi muda di Kota Mojokerto. Dengan memanfaatkan fungsi dari KONI, para generasi muda di Kota Mojokerto tidak akan mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif seperti penyalahgunaan narkoba yang kian marak. Untuk itu Ning Ita juga berharap kepada seluruh masyarakat agar turut berpartisipasi serta mengawal  kegiatan-kegiatan yang positif seperti halnya olah raga. (Jayak)
Malang
Ponorogo

 







Atas