Kodim Kediri Bersama Polres Kediri Jaga Kemanan Pertandingan Persik Vs Persis

Kediri - Stadion Brawijaya Kediri kembali bergemuruh, suara puluhan ribu suporter terdengar dari berbagai penjuru. Penampakan warna ungu sangat kontras di berbagai sudut tribun stadion ini.



Pertandingan lanjutan Liga 2 Indonesia digelar lagi, kali ini Persik Kediri menjamu "Laskar Samber Nyowo" Persis Solo (jumat,6/9/2019), sekaligus match ke-13 bagi keduanya.



Babinsa Koramil Kota, Serda Abu Nur Arifin melaporkan, situasi dan kondisi diluar maupun dalam di Stadion Brawijaya relatif kondusif. Penonton yang memadati tribun barat, timur, utara maupun selatan, terlihat tertib.



Pengamanan dari Polresta dan Kodim Kediri disebar dari berbagai arah. Dari pintu keluar masuk, lapangan hingga sekitaran stadion, dilakukan penempatan personil dari Polresta maupun Kodim Kediri.



Pertemuan kedua tim ini sekaligus menjadi penentu, siapa yang bakal menjadi pemuncak klasemen sementara grup timur. Baik Persik maupun Persis sama-sama mengoleksi 20 poin dari 12 pertandingan.



Tentunya, pertandingan ini sangat krusial, tak terkecuali bagi kedua arsitek yang menanganinya, Budihardjo Thalib dari Persik, dan Choirul Huda dari Persis.



Sementara itu, dilaporkan Babinsa Koramil Kota, Serma Mujita, kedua suporter dari tim yang saat ini bertanding, sejauh ini terlihat tertib, sebagaimana penonton yang ada di liga-liga eropa.



Hasil akhir pertandingan, Persik sukses meraih poin penuh, usai mengalahkan Persis dengan skor 1-0,dan gol tercipta oleh Wimba Sutan pada menit ke-41.



Pertandingan lainnya di grup timur, Mitra Kukar sukses menaklukan Persewar Waropen 1-0, dan Persatu Tuban unggul 3-2 atas Martapura FC.



Dari hasil tersebut, Persik untuk sementara bertengger dipuncak klasemen dengan meraih 23 poin dari 6 kali menang 5 kali seri dan 2 kali kalah. Disusul Mitra Kukar 23 poin, PSIM diurutan ke-3 dengan 21 poin, dan Persis yang mengemas 20 poin diurutan ke-4.



Nantinya, 4 tim teratas diklasemen akhir grup timur akan melaju ke babak 8 besar, sekaligus berpeluang untuk berkompetisi dikasta teratas Liga 1 Indonesia. (dodik)

Malang
Ponorogo

 







Atas